Apakah Berbahaya Mengonsumsi Terlalu Banyak Protein?

Mengonsumsi terlalu banyak protein
Sumber :
  • https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images

Olret – Kebutuhan protein Anda bergantung pada berbagai faktor, termasuk berat badan, usia, target komposisi tubuh, aktivitas fisik, dan kesehatan secara keseluruhan.

img_title 7 Makanan Tinggi Protein yang Lezat, Apa Saja?

Protein, salah satu dari tiga zat gizi makro selain karbohidrat dan lemak sangat penting bagi kesehatan manusia.

Terdapat berbagai jenis protein di dalam tubuh. Protein berperan dalam proses-proses vital tubuh, termasuk pengangkutan oksigen, fungsi kekebalan tubuh, transmisi impuls saraf, dan pertumbuhan.

img_title Cara Berhenti Mengonsumsi Junk Food: 5 Tips untuk Mengendalikan Keinginan Makan Anda

Anda mungkin bertanya-tanya apakah sesuatu yang bermanfaat bisa menjadi berlebihan jika dikonsumsi terlalu banyak.

Mari kita tinjau fakta ilmiah mengenai protein dalam pola makan dan apakah Anda perlu khawatir jika mengonsumsinya secara berlebihan.

img_title 5 Hal Sederhana yang Bisa Anda Lakukan untuk Berhenti Makan Berlebihan

Kebutuhan Protein

Jumlah protein yang dibutuhkan tubuh Anda bergantung pada berbagai faktor, termasuk berat badan, usia, target komposisi tubuh, tingkat aktivitas fisik, dan kesehatan secara keseluruhan.

Angka Kecukupan Gizi (RDA) untuk protein adalah 0,36 gram per pon (0,8 gram per kg) berat badan.

Beberapa ahli berpendapat bahwa individu yang aktif secara fisik membutuhkan asupan protein yang jauh lebih tinggi daripada angka RDA tersebut. Banyak organisasi profesional merekomendasikan asupan protein sebesar 0,54–0,9 gram per pon (1,2–2 gram per kg) per hari.

Bagi atlet, kebutuhan protein mungkin bahkan lebih tinggi lagi.

Selain itu, ibu hamil dan menyusui, lansia, serta individu dengan kondisi medis tertentu memiliki kebutuhan protein yang lebih tinggi dibandingkan populasi umum.

Sebagai contoh, angka RDA protein untuk ibu hamil adalah 0,5 gram per pon (1,1 gram per kg).

Apakah Diet Tinggi Protein Berbahaya

Terdapat sejumlah kekhawatiran mengenai keamanan diet tinggi protein, termasuk dampaknya terhadap kesehatan ginjal, jantung, dan tulang.

Namun, sebagian besar kekhawatiran tersebut tidak didukung oleh penelitian ilmiah.

1. Penyakit jantung

Sebagian orang khawatir bahwa diet tinggi protein dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Namun, penelitian menunjukkan bahwa diet dengan asupan protein lebih tinggi umumnya tidak membahayakan kesehatan jantung.

Sebagai contoh, sebuah studi yang melibatkan 12.066 orang dewasa tidak menemukan adanya hubungan antara asupan protein hewani maupun nabati dengan peningkatan risiko penyakit jantung.

Halaman Selanjutnya
img_title