7 Makanan Tinggi Protein yang Lezat, Apa Saja?

Makanan tinggi protein
Sumber :
  • https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images

Olret – Protein sangat penting untuk struktur sel, fungsi kekebalan tubuh, dan sintesis hormon; selain itu, mengonsumsi cukup protein dapat membantu Anda merasa kenyang dan puas.

img_title Sulit Berkonsentrasi Setelah Makan Siang? Kenali Faktor Pemicunya

Makanan tinggi protein meliputi dada ayam dan kalkun, cottage cheese, yogurt Yunani, daging sapi tanpa lemak, ikan, dan telur.

Banyak makanan nabati juga kaya akan protein, seperti seitan, bubuk protein, dan produk kedelai, contohnya tahu dan tempe. 

img_title Jawaban Pakar: Bagaimana Cara Agar Bisa Tidur Lebih Nyenyak Saat Menopause?

Pilihan nabati lainnya untuk membantu meningkatkan asupan protein mencakup lentil, kacang arab (chickpea), kacang hitam, quinoa, amaranth, dan biji labu.

Protein adalah kelompok besar molekul yang mendukung struktur sel, fungsi kekebalan tubuh, pergerakan, reaksi kimia, sintesis hormon, dan banyak lagi. 

img_title 8 Makanan Terbaik untuk Membantu Menurunkan Kadar Trigliserida

Semuanya tersusun dari unit-unit penyusun kecil yang disebut asam amino. Sembilan di antaranya bersifat esensial, artinya tubuh Anda membutuhkannya namun tidak dapat memproduksinya sendiri, sehingga Anda perlu mendapatkannya melalui asupan makanan.

Protein tidak hanya penting bagi kesehatan, tetapi juga dapat membantu Anda merasa kenyang. Hal ini pada gilirannya dapat membantu Anda menjaga berat badan yang sehat.

Pedoman Diet untuk Warga Amerika (Dietary Guidelines for Americans) tahun 2025–2030 merekomendasikan asupan protein sebanyak 1,2 hingga 1,6 gram (g) atau 0,042 hingga 0,056 ons (oz) per kilogram (kg) berat badan setiap harinya. 

Namun, kebutuhan nutrisi setiap orang berbeda-beda, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu; oleh karena itu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi terdaftar untuk mendapatkan saran yang tepat.

Berikut adalah 7 makanan lezat yang memiliki kandungan protein dalam jumlah sedang hingga tinggi.

1. Telur

Telur utuh merupakan sumber protein yang mudah diserap tubuh, sekaligus sumber vitamin, mineral, lemak sehat, dan antioksidan yang sangat baik. Satu butir telur besar rebus atau poached (50 g) mengandung sekitar 6,3 g protein.

Perlu diingat bahwa putih telur hampir seluruhnya terdiri dari protein, namun mengonsumsi telur utuh beserta kuningnya memberikan tambahan protein serta jauh lebih banyak nutrisi, termasuk vitamin, mineral, antioksidan, dan lemak sehat.

2. Dada ayam

Dada ayam bisa menjadi pilihan yang sangat baik jika Anda ingin meningkatkan asupan protein. Para ahli menggolongkan berbagai jenis olahan ayam seperti dada ayam, ayam yang minim proses, dan ayam tanpa kulit sebagai sumber protein rendah lemak.

Halaman Selanjutnya
img_title