Apa yang Terjadi Jika Anda Mengonsumsi Terlalu Banyak Kafein?

Mengonsumsi terlalu banyak kafein
Sumber :
  • https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images

Olret – Kafein adalah senyawa yang secara alami ditemukan dalam kopi, teh, kakao, kacang kola, yerba mate, dan buah guarana. Senyawa ini bekerja sebagai stimulan bagi sistem saraf pusat Anda, yang membantuk Anda untuk lebih fokus dan merasa tidak terlalu lelah.

img_title Seberapa Banyak Kafein dalam Matcha vs. Teh Hijau Biasa?

Tentu saja, hal ini juga dapat menimbulkan beberapa efek samping yang tidak menyenangkan seperti kecemasan, kegelisahan, detak jantung tidak teratur, dan kesulitan tidur, itulah sebabnya sebaiknya jangan mengonsumsinya secara berlebihan.

Apa yang Terjadi Jika Anda Mengonsumsi Terlalu Banyak Kafein

img_title Apakah Matcha Mengandung Kafein?

Meskipun kafein umumnya dianggap aman jika dikonsumsi dalam jumlah sedang, konsumsi yang berlebihan dapat menimbulkan efek samping, mulai dari yang ringan hingga yang parah.

Efek samping ringan dapat meliputi kesulitan tidur, peningkatan frekuensi buang air kecil, kedutan otot, gangguan perut, lekas marah, gelisah, kecemasan, serta detak jantung yang tidak teratur.

img_title Berapa Banyak Kafein dalam Teh? Thai Tea, Teh Hijau, dan Lainnya

Gejala-gejala parah dapat mencakup disorientasi, halusinasi, psikosis, atau kejang. Namun, efek samping yang parah ini umumnya disebabkan oleh konsumsi kafein yang jauh lebih besar daripada jumlah yang lazim dikonsumsi.

Seberapa banyak kafein yang dianggap terlalu banyak

Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) dan Otoritas Keamanan Pangan Eropa (EFSA), asupan kafein hingga 400 mg per hari dianggap aman.

Sebagai gambaran, jumlah ini setara dengan sekitar 8 cangkir (1,9 liter) teh hitam, hijau, putih, atau oolong, atau sekitar 3 cangkir (720 ml) matcha maupun yerba mate.

Namun, terlalu banyak kafein selama kehamilan mungkin dikaitkan dengan berat badan lahir yang lebih rendah serta peningkatan risiko keguguran.

Bukti yang mendasari keterkaitan ini tergolong lemah, namun sebagai langkah antisipasi, ibu hamil sering disarankan untuk membatasi asupan kafein hingga maksimal 200 mg per hari. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami dampak kafein terhadap kehamilan.

Terlalu banyak kafein dapat menimbulkan berbagai efek samping, mulai dari yang ringan hingga berat. Untuk meminimalkan risiko, usahakan untuk membatasi konsumsi teh Anda hingga 3–8 cangkir per hari, tergantung pada jenis tehnya.

Apakah Anda Sebaiknya Menghindari Kafein Sepenuhnya

Halaman Selanjutnya
img_title