Kenapa Setelah Libur Panjang Kita Malah Merasa Makin Lelah
- https://www.pexels.com/id-id/foto/orang-wanita-perempuan-kaum-wanita
Olret – Libur panjang seharusnya menjadi waktu untuk mengisi ulang energi. Namun, tidak sedikit orang justru kembali beraktivitas dengan tubuh yang terasa berat, mengantuk, sulit fokus, bahkan merasa ingin libur lagi. Kondisi ini bukan berarti waktu istirahat selama liburan sia-sia. Ada beberapa alasan mengapa tubuh dan pikiran justru terasa lebih lelah setelah libur panjang.
Ritme tidur berubah
Saat liburan, jadwal tidur biasanya menjadi lebih fleksibel. Tidur lebih larut, bangun lebih siang, atau tidur siang lebih lama memang terasa menyenangkan. Masalahnya, perubahan jadwal yang cukup drastis dapat mengganggu ritme sirkadian, yaitu sistem internal tubuh yang mengatur kapan merasa mengantuk dan kapan lebih waspada.
Ketika harus kembali bangun pagi untuk bekerja, tubuh membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri. Akibatnya, rasa kantuk dan lelah bisa terasa lebih kuat meskipun malam sebelumnya sudah tidur cukup lama.
Liburan ternyata tidak selalu membuat tubuh diam
Liburan sering dianggap sebagai waktu bersantai, padahal aktivitas selama liburan bisa jauh lebih padat daripada hari kerja. Bepergian, berjalan kaki, mengunjungi banyak tempat, mengemudi dalam waktu lama, hingga mengikuti berbagai kegiatan sosial tetap membutuhkan energi fisik.
Belum lagi jika selama liburan harus menghadapi perjalanan panjang atau kemacetan. Tubuh mungkin memang tidak sedang bekerja di depan laptop, tetapi tetap mengalami kelelahan fisik.
Otak perlu beradaptasi kembali
Ada juga yang disebut dengan efek transisi setelah liburan. Selama beberapa hari, otak terbiasa dengan aktivitas yang lebih santai dan minim tuntutan. Ketika rutinitas kembali dimulai, otak harus kembali berhadapan dengan deadline, pekerjaan, keputusan, dan berbagai tanggung jawab.
Perubahan mendadak ini dapat membuat seseorang merasa kewalahan. Bukan karena tidak menyukai pekerjaannya, melainkan karena otak membutuhkan waktu untuk kembali ke pola aktivitas sebelumnya.
Pola makan ikut berubah
Liburan sering membuat pola makan menjadi lebih bebas. Makan lebih banyak, lebih sering ngemil, atau mengonsumsi makanan tinggi gula dan lemak dapat membuat tubuh terasa kurang nyaman. Ditambah konsumsi air yang kurang selama perjalanan, tubuh bisa terasa lebih lemas ketika rutinitas dimulai kembali.