Manfaat Kesehatan Kopi dan Teh Hijau
- https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images
Berbagai studi menunjukkan bahwa EGCG dalam teh hijau mungkin memiliki efek yang bermanfaat untuk melawan sel kanker pada tumor kepala dan leher, serta pada sel kanker paru-paru, prostat, payudara, kolorektal, dan pankreas.
Sebaliknya, CGA dalam kopi mungkin memiliki efek yang bermanfaat untuk melawan kanker hati, endometrium, dan kulit.
Selain itu, CGA juga dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan pengendalian gula darah dengan cara mengatur kadar trigliserida dalam darah serta meningkatkan respons sel tubuh Anda terhadap hormon insulin.
2. Efek penurunan berat badan
CGA dalam kopi dan EGCG dalam teh hijau, bersama dengan kafein, membuat kedua minuman tersebut memiliki khasiat untuk menurunkan berat badan.
Studi pada hewan menunjukkan bahwa CGA dapat menurunkan kadar insulin, kolesterol darah, dan trigliserida dalam darah, serta mengurangi berat badan dan lemak viseral.
Lemak viseral adalah lemak yang tersimpan di dalam rongga perut, di sekeliling organ-organ tubuh. Lemak ini dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan diabetes.
Demikian pula, studi pada hewan menunjukkan bahwa EGCG juga menyebabkan penurunan berat badan dan berkurangnya lemak viseral dengan cara mendorong pemecahan lemak.
Hal ini juga membantu mendorong pertumbuhan bakteri baik di dalam usus, yang berperan dalam membakar lemak dan meningkatkan sensitivitas insulin, di samping berbagai manfaat lainnya.
Selain itu, berbagai penelitian menemukan bahwa kafein berkaitan dengan penurunan berat badan. Kafein tampaknya:
- mengurangi rasa lapar.
- meningkatkan pembakaran kalori.
- mengaktifkan jenis lemak yang disebut jaringan adiposa cokelat (brown adipose tissue/BAT), yang jumlahnya berkurang seiring bertambahnya usia.
BAT memiliki potensi untuk menghasilkan panas dalam jumlah besar serta mengatur metabolisme lemak dan glukosa.
3. L-theanine dalam teh hijau mungkin memberikan efek menenangkan
L-theanine adalah asam amino yang secara alami terdapat dalam teh, termasuk teh hijau. Senyawa ini diketahui memengaruhi otak, dengan meningkatkan perasaan tenang namun tetap waspada.
Sebuah studi memberikan jumlah L-theanine kepada para peserta yang kira-kira setara dengan jumlah yang mungkin mereka peroleh dari 200 ml (6,8 ons) teh, atau sekitar satu porsi.