Minuman yang Bisa Membantu Pencernaan setelah Makan
- https://www.pexels.com/id-id/foto/wanita-dengan-tank-top-putih-memegang-gelas-minum-bening
Olret – Menjaga tubuh tetap terhidrasi penting bagi pencernaan. Air hangat, teh herbal, dan jenis jus tertentu juga dapat mengurangi peradangan serta membantu meningkatkan kesehatan usus.
Bunyi perut, gas yang menimbulkan rasa nyeri, dan ketidaknyamanan saat buang air besar hanyalah beberapa masalah yang mungkin Anda alami ketika sistem pencernaan tidak berfungsi dengan baik.
Namun, Anda dapat membantu melancarkan pencernaan dengan mengonsumsi minuman yang menenangkan saluran pencernaan, meningkatkan kesehatan usus, serta mendukung penyerapan nutrisi.
Air hangat dan kombucha dapat membantu pencernaan Anda, namun sebaiknya hindari konsumsi alkohol atau minuman berkarbonasi secara berlebihan jika Anda sedang mengalami masalah pencernaan.
Perubahan gaya hidup lainnya juga dapat membantu jika masalah terus berlanjut. Berikut ini minuman yang dapat membantu pencernaan setelah makan.
1. Minuman yang sebaiknya diminum setelah makan
Saat makanan atau cairan masuk ke dalam tubuh, zat tersebut bergerak turun melalui kerongkongan menuju lambung, tempatnya diuraikan oleh enzim pencernaan. Dari sana, zat tersebut masuk ke usus, tempat nutrisi diserap ke dalam aliran darah.
Selama proses ini, bakteri di dalam usus memainkan peran penting dalam fungsi pencernaan. Faktanya, gangguan pada bakteri usus dikaitkan dengan obesitas dan penyakit radang usus.
Air dan serat juga berperan penting dalam proses ini dengan membantu melancarkan pembuangan sisa makanan melalui saluran pencernaan serta melunakkan tinja.
Minuman yang mendukung penyerapan nutrisi, meningkatkan kesehatan usus, dan membantu mencegah peradangan pada usus antara lain:
- Air: Selain penting untuk pencernaan, penelitian menunjukkan bahwa air hangat dapat mendukung bakteri usus.
- Teh herbal dan rempah: Ini mencakup teh pepermin, teh kunyit, teh jahe, dan teh adas. Kandungan herbal dan rempah dalam teh ini dapat mengurangi peradangan serta meredakan gejala gangguan pencernaan.
- Jus prune: Kaya akan serat, minuman ini dapat melancarkan buang air besar.
- Jus hijau atau smoothie: Minuman ini memiliki kandungan air dan serat yang tinggi, sehingga dapat membantu melancarkan pergerakan sisa makanan melalui sistem pencernaan.
- Kombucha: Sebagai sumber beragam probiotik, penelitian menunjukkan bahwa minuman ini juga dapat membantu penyerapan nutrisi.
- Kefir: Kaya akan probiotik, minuman hasil fermentasi ini juga mengandung berbagai nutrisi penting.
2. Minuman yang sebaiknya dihindari setelah makan
Meskipun beberapa jenis minuman dapat memperbaiki pencernaan, ada pula minuman lain yang jelas kurang bermanfaat.
Sebagai contoh, gas dalam minuman berkarbonasi dapat meningkatkan kadar asam lambung, sehingga menyebabkan perut kembung dan rasa ingin bersendawa yang tidak nyaman.
Penelitian juga menunjukkan dengan jelas bahwa mengonsumsi alkohol dalam jumlah besar dapat:
- Meningkatkan peradangan pada usus Anda.
- Merusak saluran pencernaan Anda.
- Berdampak negatif terhadap kesehatan usus Anda.
Hal lain yang perlu diingat: Jika Anda memiliki intoleransi laktosa, mengonsumsi minuman yang mengandung susu sapi dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan peradangan.
3. Kegiatan lain yang dianjurkan setelah makan
Jika sekadar minum saja tidak cukup dan Anda masih membutuhkan bantuan untuk mencerna makanan, Anda juga bisa mencoba:
- Berjalan kaki, olahraga ringan dan gaya gravitasi dapat membantu melancarkan pergerakan makanan di dalam sistem pencernaan.
- Menghindari kebiasaan berbaring atau tidur setelah makan, karena hal ini dapat memperlambat proses pencernaan.
- Mengkonsumsi probiotik untuk meningkatkan kesehatan usus.
- Melakukan aktivitas yang dapat menurunkan tingkat stres, seperti latihan pernapasan dalam, yoga, dan akupunktur.
- Berhenti merokok.
- Mengurangi konsumsi alkohol.
- Mencatat masalah pencernaan dalam jurnal makanan (untuk mengetahui makanan apa yang sebaiknya dihindari).
- Berkonsultasi dengan ahli gizi mengenai cara menghindari makanan pemicu masalah pencernaan dan alergen.
Penting untuk memastikan bahwa selain mengonsumsi minuman dan melakukan perubahan gaya hidup guna membantu pencernaan, Anda juga memperhatikan kebiasaan makan Anda. Demi pencernaan yang baik, ada baiknya Anda:
- Mengunyah makanan hingga halus.
- Mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang kaya serat dan kandungan air.
- Memilih makanan utuh (whole foods) dibandingkan makanan yang telah diproses secara berlebihan (ultra-processed foods).
- Memperhatikan porsi dan waktu makan (hindari makan larut malam jika memungkinkan).
Jadi itulah minuman yang dapat membantu pencernaan setelah makan. Selain minuman, ada beberapa hal lain yang juga bisa membantu melancarkan pencernaan setelah makan.