9 Terapi Alami dan Komplementer untuk Amiloidosis
- https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images
Olret – Amiloidosis terjadi ketika protein amiloid menumpuk dan membentuk endapan yang merusak organ serta jaringan, sehingga menimbulkan gejala seperti pembengkakan, anemia, dan penurunan berat badan.
Selain pengobatan medis atau prosedur bedah, aktivitas fisik ringan dan terapi tidur dapat membantu mengatasi gejala seperti kelelahan, kelemahan, nyeri, dan insomnia.
Pilihan aktivitas fisik yang baik meliputi jalan santai, yoga, dan tai chi, sementara meditasi serta teknik menjaga kebersihan tidur (sleep hygiene) dapat membantu meningkatkan kualitas tidur.
Perubahan pola makan dan penyesuaian asupan cairan dapat membantu mengatasi masalah pembengkakan dan kebutuhan nutrisi.
Untuk kasus amiloidosis jantung, dokter mungkin menyarankan diet rendah garam, penggunaan minuman pengganti makanan (meal replacement shakes), serta pembatasan asupan cairan secara cermat.
Penggunaan obat diuretik resep dokter, pijat kaki, dan akupunktur juga dapat membantu meredakan gejala di bawah pengawasan dokter Anda.
Amiloidosis adalah penyakit langka yang disebabkan oleh penumpukan protein amiloid di dalam jaringan dan organ tubuh.
Berbeda dengan protein lainnya, tubuh tidak dapat mengurai dan mendaur ulang protein amiloid. Saat protein amiloid saling menggumpal, terbentuklah endapan amiloid yang dapat merusak organ dan jaringan tubuh.
Gejala yang mungkin muncul antara lain:
- kadar kolesterol dan lemak lain yang tinggi dalam darah.
- kadar protein yang berlebihan dalam urine.
- pembengkakan pada bagian tubuh tertentu.
- penurunan berat badan.
- tekanan darah rendah.
- anemia.
Dokter dapat mendiagnosis amiloidosis melalui beberapa jenis pemeriksaan, seperti:
- tes laboratorium, misalnya analisis urine atau tes darah.
- tes pencitraan, seperti sinar-X atau MRI.
- tes genetik.
Untuk mencegah perkembangan amiloidosis dan kerusakan yang ditimbulkannya, dokter dapat menyarankan rencana pengobatan. Jenis pengobatan akan bergantung pada tipe amiloidosis yang Anda derita.
Pengobatan kemungkinan mencakup pemberian obat-obatan, seperti kemoterapi atau kortikosteroid, serta prosedur medis tertentu seperti transplantasi atau pembedahan. Namun, penanganan amiloidosis tidak harus terbatas pada pengobatan konvensional saja.
Terdapat berbagai jenis amiloidosis, dan gejalanya bervariasi tergantung pada organ yang terdampak. Berikut adalah informasi umum mengenai cara mengatasi beberapa masalah terkait kondisi ini.