9 Terapi Alami dan Komplementer untuk Amiloidosis
- https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images
Jumlah ini setara dengan sekitar 50 ons atau sedikit lebih dari 6 cangkir sehari. Dengan menjaga keseimbangan asupan cairan ini, Anda mungkin merasakan berkurangnya gejala pembengkakan pada kaki. Langkah ini juga dapat membantu meringankan keluhan sesak napas.
7. Diuretik
Diuretik (yang juga dikenal sebagai obat peluruh kemih atau water pills) tersedia dengan resep dokter dan dapat membantu meredakan penumpukan cairan akibat amiloidosis.
Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Anda untuk mengetahui apakah diuretik merupakan pilihan yang tepat dan berapa dosis yang sebaiknya Anda konsumsi.
Anda mungkin akan melihat perbaikan yang signifikan pada pembengkakan di bagian tubuh bawah, terutama jika penggunaannya dikombinasikan dengan diet rendah garam.
8. Pijat kaki
Akibat rasa nyeri dan pembengkakan, kaki Anda terkadang seolah tidak pernah bisa beristirahat dengan nyaman.
Meskipun Anda mengenakan alas kaki yang nyaman, Anda mungkin tetap merasakan nyeri dan ketidaknyamanan. Pijat kaki dapat membantu meredakan gejala tersebut dengan cara melancarkan aliran darah.
Jika Anda merasa kurang nyaman jika kaki Anda disentuh orang lain, cobalah melakukan pijat kaki sendiri.
9. Akupunktur
Penelitian menunjukkan bahwa akupunktur dapat bermanfaat untuk mengatasi gejala amiloidosis. Sebuah studi tahun 2021 terhadap tikus menemukan bahwa terapi ini meningkatkan fungsi kognitif dan daya ingat serta mendukung kesehatan mental.
Jika Anda tertarik mencoba akupunktur, konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui apakah metode ini tepat bagi Anda.
Jadi itulah penjelasan mengenai sembilan terapi alami dan komplementer untuk amiloidosis. Meskipun Anda mengonsumsi obat-obatan atau menjalani perawatan lain untuk amiloidosis, terapi komplementer dapat memberikan manfaat.