5 Cara Mudah Mengonsumsi Lebih Banyak Protein
- https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images
Olret – Mengonsumsi protein sebelum kelompok makanan lainnya dapat membantu Anda merasa kenyang dan menstabilkan kadar gula darah.
Mengganti camilan dan menu sarapan yang rendah protein dengan pilihan seperti keju, yogurt Yunani, telur, dan kacang almond dapat meningkatkan asupan protein harian Anda secara signifikan.
Memasukkan makanan kaya protein seperti daging tanpa lemak, ikan, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh ke dalam setiap waktu makan dapat mendukung pertumbuhan otot, pengelolaan berat badan, dan kesehatan metabolisme secara keseluruhan.
Pedoman Diet untuk Warga Amerika (Dietary Guidelines for Americans) menyarankan konsumsi protein sebanyak 1,2 hingga 1,6 gram (g) per kilogram (kg) berat badan setiap harinya, bergantung pada kebutuhan kalori masing-masing individu.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi protein dalam jumlah yang cukup dapat membantu mengurangi risiko kondisi kesehatan tertentu, seperti diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular.
Asupan protein yang tinggi juga dapat membantu menurunkan berat badan, meningkatkan pertumbuhan otot, dan memperbaiki kesehatan Anda secara keseluruhan. Berikut adalah 5 tips untuk membantu Anda memenuhi kebutuhan protein harian Anda.
1. Makanlah proteinmu terlebih dahulu
Saat bersantap, konsumsilah sumber protein terlebih dahulu, khususnya sebelum menyantap makanan berkarbohidrat (seperti nasi atau kentang).
Protein meningkatkan produksi peptida YY (PYY), yaitu hormon usus yang memberikan rasa kenyang dan puas. Asupan protein juga dapat menurunkan kadar ghrelin, yang dikenal sebagai "hormon lapar."
Selain itu, mengonsumsi protein di awal dapat membantu mencegah lonjakan kadar gula darah dan insulin yang terlalu tinggi setelah makan.
Sebuah tinjauan tahun 2026 menunjukkan bahwa camilan yang mengandung protein dan karbohidrat dapat membantu meningkatkan kadar glukosa, sementara sarapan yang mengandung protein dapat membantu penderita diabetes tipe 1 menjaga kestabilan kadar glukosa sepanjang hari.
2. Makan camilan keju
Banyak camilan umum, seperti keripik, pretzel, dan biskuit asin (cracker), memiliki kandungan protein yang rendah. Sebagai contoh, satu porsi (30 g) keripik tortilla biasa mengandung 142 kalori namun hanya 2,1 g protein.
Memilih camilan tinggi protein dapat membantu Anda menambah asupan protein dalam pola makan Anda.