Bagaimana Menopause Memengaruhi Kesehatan Pencernaan?

Menopause memengaruhi kesehatan pencernaan
Sumber :
  • https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images

Olret – Anda mungkin familier dengan beberapa gejala menopause yang paling umum, seperti perubahan siklus haid, sensasi panas tiba-tiba (hot flashes), dan gangguan tidur. 

img_title Meninggalkan Media Sosial Selama 1 Minggu Saja Dapat Meningkatkan Kesehatan Mental Anda

Perubahan hormon yang memicu menopause dan menyebabkan gejala-gejala tersebut juga dapat memengaruhi kesehatan pencernaan Anda.

Masalah pencernaan yang sering terjadi selama masa menopause meliputi:

img_title Gemetar Akibat Kecemasan: Apa Penyebabnya?

- nyeri atau rasa tidak nyaman pada perut.

- gas berlebih atau perut kembung.

img_title Gejala Fisik Kecemasan: Seperti Apa Rasanya?

- diare.

- sembelit.

- perubahan nafsu makan.

Gejala-gejala ini mungkin terasa lebih nyata pada individu yang telah mengalami sindrom iritasi usus besar (irritable bowel syndrome/IBS) sebelum memasuki masa menopause. Penelitian menunjukkan bahwa gejala IBS sering kali memburuk setelah menopause.

Apa Penyebab Masalah Pencernaan Selama Masa Menopause

Selama masa menopause, ovarium mengurangi produksi hormon estrogen dan progesteron. Perubahan pada kadar hormon yang biasanya ada dalam tubuh inilah yang menyebabkan sebagian besar gejala menopause yang umum dikenal.

Selain perannya dalam sistem reproduksi, estrogen dan progesteron juga memengaruhi sistem pencernaan. Keduanya dapat memengaruhi motilitas usus, yaitu seberapa cepat makanan bergerak melalui usus Anda.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa terapi hormon untuk menopause mungkin memengaruhi pergerakan makanan di sepanjang saluran pencernaan.

Para peneliti juga berpendapat bahwa perubahan hormon selama menopause dapat memengaruhi mikrobioma usus, kumpulan mikroba yang hidup di dalam usus dan membantu proses pencernaan.

Meskipun masih diperlukan penelitian lebih lanjut, para ilmuwan menduga bahwa keragaman mikroba di dalam usus cenderung lebih rendah selama dan setelah masa menopause.

Masalah pencernaan juga bisa muncul sebagai komplikasi dari gejala menopause lainnya, seperti:

- stres atau kecemasan.

- gangguan tidur atau kurang tidur.

- pola makan.

- kurangnya aktivitas fisik.

- melemahnya otot dasar panggul.

Bagaimana Cara Mengatasi Gejala Pencernaan yang Terkait dengan Menopause

Anda mungkin dapat mempertimbangkan beberapa pendekatan berbeda untuk menangani dampak menopause terhadap kesehatan pencernaan Anda, antara lain:

- Perubahan pola makan: Pola makan tinggi serat dapat mempercepat pencernaan dan meredakan sembelit. Cobalah untuk lebih banyak mengonsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan.

Halaman Selanjutnya
img_title