Apakah Insomnia Merupakan Gejala PMS?
- https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images
Apa Penyebab Insomnia Sebelum Menstruasi
Fluktuasi hormon selama fase luteal (1 hingga 2 minggu sebelum menstruasi), khususnya perubahan kadar estrogen dan progesteron, mungkin menjadi penyebab gangguan tidur.
Perubahan hormon dapat meningkatkan suhu inti tubuh dan mengganggu tidur, terutama fase tidur REM (saat Anda bermimpi).
Fase luteal akhir memengaruhi tidur tahap 2 dan tidur REM (rapid eye movement), bahkan jika Anda tidak mengalami gejala PMS.
Gejala PMS lain yang juga dapat menyebabkan kurang tidur meliputi keluhan fisik (kram, perut kembung) serta perubahan suasana hati (kecemasan, depresi).
Faktor-faktor risiko berikut juga dapat meningkatkan kemungkinan mengalami insomnia:
- berjenis kelamin perempuan.
- usia lanjut.
- riwayat insomnia dalam keluarga.
- konsumsi kafein yang tinggi.
- konsumsi alkohol yang tinggi atau sering.
- waktu tidur yang tidak teratur.
- merokok.
- kurang berolahraga.
- tingkat stres yang tinggi.
- kondisi kesehatan mental.
Jadi itulah penjelasan mengenai apakah insomnia merupakan gejala PMS. Orang dengan PMS dan PMDD lebih rentan mengalami insomnia serta gangguan tidur lainnya selama masa haid dan pada hari-hari menjelang haid.