Insomnia, Masalah Tidur, dan Menopause
- https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images
Olret – Masalah tidur sering kali muncul selama masa perimenopause dan menopause. Temukan cara untuk mendapatkan tidur yang lebih nyenyak, misalnya dengan mencoba terapi hormon menopause (MHT) serta menghindari nikotin.
Jika Anda sedang atau akan segera memasuki masa menopause, gangguan tidur mungkin menjadi kenyataan yang tidak menyenangkan.
Anda mungkin kesulitan untuk mulai tidur, sering terbangun di tengah malam, atau bahkan mengalami malam-malam tanpa bisa tidur sama sekali. Gangguan tidur ini kemudian dapat memperburuk gejala perimenopause (masa transisi menuju menopause) maupun menopause itu sendiri.
Perubahan gaya hidup dapat membantu mengurangi frekuensi munculnya sensasi panas (hot flashes) atau membuat Anda tetap bisa tidur meski mengalaminya. Dalam beberapa kasus, dokter mungkin juga meresepkan terapi hormon menopause (MHT) atau perawatan lainnya.
Teruslah membaca untuk mengetahui berbagai strategi bermanfaat lainnya yang dapat membantu Anda meningkatkan kualitas tidur selama masa perimenopause dan menopause.
Bisakah Menopause Menyebabkan Insomnia Parah
Baik perimenopause maupun menopause dapat menyebabkan gangguan tidur yang parah.
Jika Anda mengalami sensasi panas (hot flashes), keringat di malam hari, dan kecemasan selama masa perimenopause, gejala-gejala tersebut mungkin mulai memengaruhi kualitas tidur Anda.
Anda bahkan bisa terjebak dalam siklus yang menjengkelkan, di mana malam yang penuh kegelisahan memicu stres dan kelelahan, yang pada gilirannya justru memperburuk gejala perimenopause serta masalah tidur yang Anda alami.
Sebuah studi tahun 2017 mengenai insomnia dan perimenopause menganalisis data yang dikumpulkan dari berbagai wilayah di Amerika Serikat selama periode 10 tahun.
Para peneliti menemukan bahwa, dalam kurun waktu satu tahun, 31–42% wanita yang berada dalam masa perimenopause mengalami gejala yang cukup parah hingga dapat dikategorikan sebagai insomnia.
Gejala-gejala ini lebih sering muncul pada tahap akhir perimenopause dibandingkan pada tahap awal.
Apa Penyebab Insomnia Selama Masa Menopause
Salah satu kemungkinan penyebabnya adalah perubahan hormon. Menjelang menopause, ovarium Anda berhenti memproduksi hormon estrogen dan progesteron. Penurunan kadar hormon-hormon ini dapat menyebabkan sensasi panas (hot flashes) dan keringat di malam hari.