Bisakah Kecemasan Menyebabkan Sakit Tenggorokan?
- https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images
Olret – Tenggorokan Anda bisa terasa nyeri atau tegang karena berbagai alasan. Salah satu pemicu yang umum diketahui adalah infeksi, seperti pilek atau radang tenggorokan, namun kecemasan juga bisa menjadi penyebabnya.
Saat merasa cemas, Anda mungkin menyadari bahwa tenggorokan Anda terasa sakit. Anda mungkin juga merasakan sensasi sesak, ganjalan di tenggorokan, atau kesulitan menelan.
Meskipun kecemasan sering dianggap sebagai masalah emosional atau kesehatan mental, kondisi ini sebenarnya dapat memengaruhi tubuh Anda dalam berbagai cara. Sakit tenggorokan hanyalah salah satu dari sekian banyak kemungkinan gejala fisik yang muncul.
Mari kita bahas lebih lanjut bagaimana kecemasan dapat memengaruhi tenggorokan Anda, tips untuk mencegahnya, serta kapan sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter.
Apa Hubungan Antara Kecemasan dan Gejala pada Tenggorokan
Saat Anda berada dalam kondisi stres atau merasa cemas, tubuh Anda bereaksi dengan melepaskan adrenalin dan kortisol ke dalam aliran darah. Selain meningkatkan detak jantung dan tekanan darah, pelepasan hormon-hormon ini dapat memicu berbagai respons fisik, seperti:
- pernapasan yang cepat dan dangkal.
- bernapas melalui mulut.
- hiperventilasi.
- batuk akibat kecemasan.
- ketegangan otot.
Hal ini kemudian dapat menyebabkan:
- sakit tenggorokan.
- tenggorokan kering.
- rasa sesak.
- sensasi terbakar di tenggorokan.
Saat Anda merasa tegang atau cemas, hormon stres di dalam tubuh Anda juga dapat menimbulkan masalah tenggorokan berikut ini:
1. Disfonia akibat ketegangan otot
Disfonia akibat ketegangan otot (muscle tension dysphonia) adalah masalah koordinasi yang melibatkan otot serta pola pernapasan yang berkaitan dengan suara Anda.
Saat Anda merasa stres, otot-otot yang mengendalikan kotak suara (laring) dapat menjadi tegang. Kondisi ini dapat menyebabkan suara serak, suara yang pecah, atau membuat Anda harus memaksakan suara agar dapat terdengar.
2. Disfagia
Disfagia adalah gangguan menelan yang dapat diperparah oleh kecemasan. Sebuah studi prospektif multisenter baru-baru ini menemukan bahwa kecemasan viseral merupakan salah satu prediktor terkuat bagi tingkat keparahan disfagia.
3. Sensasi globus
Jika Anda merasa ada sesuatu yang mengganjal di tenggorokan, padahal sebenarnya tidak ada apa-apa, kondisi ini disebut sensasi globus. Biasanya tidak terasa nyeri, tetapi bisa memburuk akibat kecemasan dan stres.