Bisakah PPOK Menyebabkan Kecemasan dan Serangan Panik?
- https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images
Penderita PPOK dapat mengalami gejala serangan panik dalam situasi yang tidak selalu berkaitan dengan kesehatan mental mereka, misalnya setelah berolahraga.
Namun, banyak penderita PPOK (penyakit paru obstruktif kronis) mengalami serangan panik yang sesungguhnya; serangan ini sering kali tidak dapat diprediksi dan tidak berkaitan dengan aktivitas yang biasanya memicu gejala tersebut.
Sebuah studi tahun 2017 menemukan bahwa 43,3 persen peserta mengalami serangan panik semacam itu.
Siklus sesak napas-kecemasan
Kecemasan dan PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis) sering kali menciptakan siklus sesak napas. Rasa sesak napas dapat memicu kepanikan, yang kemudian membuat Anda merasa lebih cemas dan justru semakin menyulitkan pernapasan.
Jika Anda terjebak dalam siklus ini, Anda mungkin akan kesulitan membedakan antara gejala kecemasan dan gejala PPOK.
Jadi itulah penjelasan mengenai bisakah PPOK menyebabkan kecemasan dan serangan panik. Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) sendiri sudah cukup menimbulkan tekanan. Menghadapi kecemasan di saat yang sama dapat membuat situasi menjadi lebih rumit, namun ada pilihan pengobatan yang bisa Anda tempuh.