Apa itu Kardiomiopati Non-iskemik?

Penjelasan mengenai kardiomiopati non-iskemik
Sumber :
  • https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images

Olret – Kardiomiopati non-iskemik adalah kondisi di mana masalah pada otot jantung Anda bukan disebabkan oleh berkurangnya aliran darah. Sebaliknya, penyebabnya bisa meliputi faktor genetik, infeksi, dan kondisi autoimun.

img_title Jalan Kaki 15 Menit Setiap Hari Dapat Menurunkan Risiko Penyakit Jantung Secara Signifikan

Kardiomiopati merupakan istilah medis untuk berbagai masalah pada otot jantung. Dokter sering mengategorikan kondisi ini berdasarkan penyebabnya.

Kardiomiopati iskemik terjadi akibat berkurangnya aliran darah ke jantung. Contoh yang umum meliputi penyempitan arteri dan serangan jantung.

img_title Panduan Anda Mengenai Suplemen Terbaik untuk Pertumbuhan dan Pemulihan Otot

Di sisi lain, kardiomiopati non-iskemik tidak disebabkan oleh berkurangnya aliran darah ke jantung. Penyebab yang mungkin terjadi antara lain infeksi virus dan kondisi autoimun.

Apa Penyebab Kardiomiopati Non-iskemik

img_title Alasan Dokter Jantung Sarankan Rutin Makan Telur

Tugas jantung Anda adalah memompa darah ke seluruh bagian tubuh. Jantung yang sehat akan memompa keluar 55–70 persen darah yang ada di dalamnya setiap kali berkontraksi.

Jika jantung Anda memompa darah dalam jumlah yang lebih banyak atau lebih sedikit dari kisaran tersebut, biasanya itu merupakan pertanda adanya masalah. 

Masalah ini bisa bersifat iskemik maupun non-iskemik. Penyebab paling umum dari kardiomiopati iskemik adalah penyakit arteri koroner.

Penyebab umum kardiomiopati non-iskemik meliputi:

- kondisi autoimun, seperti lupus dan artritis reumatoid.

- kondisi genetik, seperti kardiomiopati hipertrofik dan distrofi otot.

- infeksi dan peradangan (miokarditis), termasuk COVID-19 dan penyakit Lyme.

- kondisi infiltratif, seperti amiloidosis dan hemokromatosis.

- penggunaan obat-obatan tertentu dalam jangka panjang, seperti obat kemoterapi

- kondisi metabolik, seperti gangguan tiroid dan diabetes.

- tekanan darah tinggi (hipertensi).

- zat beracun, seperti alkohol, kokain, dan metamfetamin.

- stres.

- masalah irama jantung.

Terkadang, penyebab kardiomiopati non-iskemik tidak diketahui dengan jelas. Kondisi ini disebut sebagai kardiomiopati non-iskemik idiopatik.

Apa Saja Gejala Kardiomiopati Non-iskemik

Kardiomiopati non-iskemik mungkin tidak menimbulkan gejala apa pun, atau bisa juga menyebabkan gejala gagal jantung maupun masalah jantung lainnya. Gejala-gejala tersebut dapat meliputi:

- sesak napas.

- pembengkakan (edema) pada bagian bawah tubuh.

- kenaikan berat badan secara tiba-tiba.

- kelemahan dan kelelahan.

- nyeri dada.

- pusing dan pingsan.

- jantung berdebar.

- detak jantung tidak teratur (aritmia).

Anda mungkin mengalami gejala tambahan bergantung pada penyebab kardiomiopati non-iskemik yang Anda derita. 

Halaman Selanjutnya
img_title