Cara Bangkit Kembali Setelah Mengalami "Migraine Hangover”
- https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images
- kekakuan pada leher atau bahu.
- kulit kepala terasa nyeri saat disentuh.
- pikiran terasa kabur (brain fog).
- pusing.
- rasa tidak nyaman yang tersisa di kepala atau nyeri pada kulit kepala.
- tubuh terasa lemah.
- nyeri atau pegal di seluruh tubuh.
- perubahan suasana hati, seperti merasa sangat gembira (euforia) atau justru depresi.
Gejala postdrome biasanya akan mereda dalam satu atau dua hari. Namun, bagi sebagian orang, "mabuk migrain" ini bisa terasa sama melumpuhkannya dengan fase sakit kepala saat migrain berlangsung.
Setiap orang yang mengalami migrain memiliki pengalaman yang berbeda-beda. Beberapa orang sama sekali tidak mengalami fase postdrome.
Bahkan jika Anda pernah mengalami "migrain hangover" (gejala sisa migrain) sebelumnya, kondisi ini tidak selalu terjadi pada setiap serangan migrain.
Apa Saja Pilihan Penanganan untuk Keluhan yang Muncul Setelah Migrain (Migraine Hangover)?
Tidak ada obat untuk menyembuhkan migrain. Beberapa jenis pengobatan dapat membantu menangani gejala migrain, antara lain:
- Pereda nyeri: Tersedia secara bebas maupun dengan resep dokter, obat-obatan ini dapat membantu meredakan nyeri tubuh, kekakuan leher, atau rasa tidak nyaman di kepala.
- Triptan: Obat resep ini dapat membantu meringankan gejala migrain yang lebih parah, termasuk rasa nyeri.
- Alkaloid ergot: Jenis obat ini paling efektif jika dikonsumsi saat migrain baru mulai muncul. Obat ini tidak terlalu sering diresepkan karena penggunaannya yang berlebihan dapat memicu sakit kepala akibat penggunaan obat (medication-overuse headache) serta menimbulkan rasa mual.
- Penghambat reseptor CGRP: Dokter dapat meresepkan antagonis CGRP untuk mencegah migrain atau membantu menangani serangan migrain yang sedang berlangsung.
Namun, sebuah studi tahun 2022 menemukan bahwa obat migrain abortif (obat yang dikonsumsi untuk menghentikan serangan migrain yang sedang berlangsung) tidak terlalu efektif dalam meredakan gejala fase postdrome (gejala yang muncul setelah serangan migrain berakhir).
Sebuah studi tahun 2023 menemukan bahwa pengobatan selama fase prodrome (fase awal sebelum serangan migrain) dapat mengurangi intensitas dan durasi serangan migrain, yang berpotensi mempercepat pemulihan dari kondisi pasca-migrain (migraine hangover).