5 Tips Mengakrabkan Diri Pada Circle Pasangan. Biar Gak Canggung!

Tips Mengakrabkan Diri Pada Circle Pasangan
Tips Mengakrabkan Diri Pada Circle Pasangan
Sumber :
  • u-report

Olret – Saat menjalin hubungan, pasti akan ada saatnya, pasanganmu mengenalkan kamu pada dirinya lebih dekat termasuk dunianya. Mulai dari keluarga, teman, juga hal-hal lainnya yang cukup penting dalam hidup pasangan.

Hal itu, supaya kamu bisa mengenal, mengakrabkan diri dan merasa nyaman pada kehidupan yang dimiliki oleh kekasih hatimu itu. selain itu, juga memperoleh restu dan kemudahan saat hubungan semakin serius kedepannya nanti. 

Nah, ketika kamu bertemu dengan circle pasangan, biasanya akan muncul perasaan canggung dan bingung untuk pertama kalinya. Oleh karena itu, buat kamu yang sedang mengalami situasi ini.

Cobalah 5 tips ini supaya rasa canggung bisa berkurang juga lebih nyaman mengobrol serta dekat dengan mereka. 

1. Jangan Kaku, Tetap Bersikap Rileks dan Tenang 

Keuntungan Memiliki Pasangan Teman Sendiri

Keuntungan Memiliki Pasangan Teman Sendiri

Photo :
  • u-report

Jujur saja, saat pertama kali berkumpul dengan keluarga atau teman pasanganmu, pasti ada perasaan takut juga grogi. Takut saja, jika mereka tidak menerima kamu dengan baik atau tidak bisa mengimbangi obrolan mereka nanti. 

Nah, saat itu terjadi, jauhkan pikiran seperti itu dan berusahalah untuk tetap rileks juga tenang. Jangan tampakkan ketakutan atau kecanggungan yang kamu rasa. yakin saja, pasanganmu akan selalu berada di sisimu apapun yang terjadi nanti. Toh, perkenalan dan pertemuan itu akan menjadi hal baik untuk hubungan kalian kedepannya nanti. 

2. Easy Going dan Berpikiran Terbuka 

Tips Mengakrabkan Diri Pada Circle Pasangan

Tips Mengakrabkan Diri Pada Circle Pasangan

Photo :
  • u-report

Kamu tidak harus sepenuhnya memahami percakapan yang dilakukan oleh teman-teman pasanganmu, jika memang tidak mengerti hal itu. Tapi, tetap bersikaplah easy going dan berpikiran terbuka pada berbagai topik yang sedang diobrolkan.

Jika kamu bisa bersikap santai, maka lingkaran pertemanan dan kehidupan pasangan juga akan lebih santai menerima kamu. apalagi, jika kamu punya pemikiran yang terbuka, akan membuat mereka lebih nyaman mengajakmu berbicara apa saja. 

 Karena biasanya dalam obrolan dengan teman-teman, topic pembicaraan bisa berubah dan berganti apa saja. Saat menurutmu pembicaraan mereka cukup sensitive. Kamu tidak perlu terhanyut, tapi juga tidak usah menghakimi pemikiran orang lain. 

3. Memiliki Wawasan Yang Luas 

Biasanya kumpulan pertemanan pasangan adalah orang-orang yang mempunyai latar belakang yang tidak jauh berbeda dengan pasanganmu pula.

Misal, pasanganmu punya hobi tertentu, maka lingkaran pertemannya juga tidak akan jauh dari hobi atau pekerjaannya. Nah, selama menjalin hubungan.

Sedikit banyak kamu pasti tahu dan mengenal pasanganmu dengan cukup baik. bahkan, terkadang kamu juga belajar soal apa yang disukai oleh pasanganmu, supaya obrolan kalian jadi lebih nyambung dan menyenangkan. Kamu pun berharap bisa membantunya, jika dia menemukan masalah dalam pekerjaan atau hidupnya. 

Perlu kamu tahu, ternyata wawasan yang coba kamu gali itu, juga akan membantumu untuk lebih dekat dan akrab pada circle pertemanan pasangan. Kamu cukup tahu apa yang mereka bicarakan, menimpali dengan baik pertanyaan yang mungkin diajukan, bahkan bisa memberikan saran atau masukan yang berbobot.

Sehingga pasanganmu akan lebih bangga saat memperkenalkan kamu dengan mereka. Jadi jangan pernah ragu untuk mengenal dunia pasangan dan mempelajarinya. 

4. Jangan Malu Memulai Pembicaraan 

Justru jika kamu diam saja atau sibuk sendiri –misal dengan bermain ponsel, hal itu akan menunjukkan jika kamu kurang menghargai teman-teman atau keluarga pasangan.

Mereka akan menganggap kamu orang yang tidak asyik, sampai tidak punya sopan santun. Tentu, itu akan menjadi penilaian negative buat kamu. 

Karena itu, jangan pernah malu untuk memulai pembicaraan dengan teman-teman atau keluarga pasanganmu. Bertanyalah apa saja, terpenting jangan lupa memfilter omongan dan jangan menghakimi sembarangan. 

5. Menjadi Pendengar Yang Baik 

Sama seperti kamu menjaga ritme komunikasi dengan pasangan. begitupun kamu juga harus menjalin komunikasi yang baik dengan keluarga dan teman-temannya.

Salah satunya, dengan menjadi pendengar yang baik dan antusias. Jadi komunikasi bisa terjalin dua arah dengan baik. dan percayalah! Saat kamu bisa menciptakan suasan obrolan yang menyenangkan, tanda kamu bisa diterima dengan baik dalam circle pasangan. (Ika Tusiana)