5 Manfaat Diet Bebas Gluten Serta Risikonya, Cocok Untuk Pemula!

Manfaat Diet Bebas Gluten
Manfaat Diet Bebas Gluten
Sumber :

Olret – Memulai diet bebas gluten bisa menjadi perubahan total diet. Mungkin sedikit berlebihan pada awalnya, dan tentu saja ada tantangan di sepanjang jalan. Namun, bertujuan untuk transisi yang lambat membuatnya lebih mudah untuk beralih ke diet bebas gluten.

Tetapi dalam kebanyakan kasus, menjadi bebas gluten adalah masalah kebutuhan medis. Misalnya, makan bebas gluten lebih dari sekadar diet untuk orang-orang dengan penyakit celiac atau alergi dan kepekaan gandum. Selain itu, bahkan jika bebas gluten adalah pilihan pribadi, mengetahui premis dasar tentang diet dan gluten diperlukan.

Informasi Seputar Gluten

Diet Bebas Gluten

Diet Bebas Gluten

Photo :
  • u-repot

Gluten adalah keluarga protein dalam endosperma biji-bijian yang berhubungan dengan rumput seperti gandum, rye, dan barley. Dengan sendirinya, gluten bukanlah protein yang berbahaya.

Sebaliknya, gluten meningkatkan elastisitas roti, tekstur kenyal, kekenyalan, dan stabilitas struktural. Masalah dengan gluten terjadi ketika tubuh gagal mentolerirnya. Tubuh secara keliru memandang gluten sebagai penyerbu asing dan menginduksi respons inflamasi terhadapnya.

Gejala yang dihasilkan termasuk kesulitan bernapas, lidah dan bibir bengkak, ruam, mual, dan sakit perut. Intoleransi gluten juga lazim pada orang dengan penyakit celiac dan alergi gluten.

Manfaat Bebas Gluten Bagi Kesehatan

Manfaat Diet Bebas Gluten

Manfaat Diet Bebas Gluten

Photo :
  • -

1. Mengurangi Nyeri Sendi

Penyakit celiac dan sensitivitas gluten keduanya merupakan gangguan gastrointestinal tetapi dapat memiliki konsekuensi yang diperpanjang. Penyakit celiac menimbulkan bahaya peradangan karena menghasilkan respons imunologis yang tidak teratur.

Selain itu, penyakit celiac ditandai dengan ketidaknyamanan sendi, terutama di lutut, punggung, dan pergelangan tangan. Menurut penelitian, diet bebas gluten dapat menghindari nyeri sendi. Namun, pastikan untuk tidak makan gluten dalam jumlah sedikit karena dapat menyebabkan gejala Anda kembali.

2. Meningkatkan tingkat energi

Orang yang sensitif terhadap gluten sering mengalami kelelahan yang konstan karena usus mereka mengganggu kemampuan mereka untuk menyerap mineral seperti zat besi.

Kekurangan zat besi menyebabkan kelelahan dan resistensi untuk bekerja. Beralih ke diet bebas gluten dapat memungkinkan usus Anda untuk diperbaiki.

3. Mengurangi intoleransi laktosa

Gejala intoleransi laktosa sering menyertai penyakit Celiac dan sensitivitas gluten. Itu terjadi karena lapisan perut membentuk laktase, enzim yang memecah produk susu yang mengandung laktosa.

Sensitivitas gluten menyebabkan kerusakan pada lambung, membuat sintesis laktase sulit untuk disintesis. Namun, peristiwa ini bersifat sementara, dan Anda dapat mengobatinya melalui diet bebas gluten.

4. Mengurangi frekuensi sakit kepala

Penyakit celiac dan gejala sensitivitas gluten dapat muncul di luar sistem gastrointestinal (gejala ekstratestinal). Gejala tersebut dapat berkembang sebagai sakit kepala, dan orang dengan penyakit celiac lebih mungkin menderita migrain.

Halaman Selanjutnya
img_title