Makanan yang Harus Dihindari Jika Mengalami Refluks Asam
- https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images
- saus krim, saus daging (gravy), dan saus salad yang kental/berbasis krim.
- makanan yang berminyak dan berlemak.
2. Makanan bersifat asam
Buah dan sayuran merupakan bagian penting dari pola makan sehat. Namun, buah-buahan tertentu dapat memicu atau memperparah gejala GERD, terutama buah yang sangat asam.
Jika Anda sering mengalami refluks asam, batasi konsumsi makanan berikut:
- jeruk.
- grapefruit.
- lemon.
- jeruk nipis.
- nanas.
- tomat.
- saus tomat atau makanan yang menggunakannya, seperti pizza dan cabai.
- salsa.
3. Cokelat
Cokelat mengandung zat yang disebut metilxantin. Beberapa penelitian terdahulu menunjukkan bahwa zat ini dapat mengendurkan otot polos pada LES dan meningkatkan refluks. Hal ini dapat membuat cokelat tidak cocok dikonsumsi oleh penderita GERD dan refluks asam.
4. Kafein
Kopi dan makanan lain yang tinggi kafein dapat memicu gejala.
5. Bawang putih, bawang bombay, dan makanan pedas
Makanan pedas dan tajam rasanya, seperti bawang bombay dan bawang putih, memicu gejala nyeri ulu hati pada banyak orang.
6. Mint
Pepermin dan produk dengan perisa pepermin, seperti permen karet dan permen penyegar napas, dapat memicu gejala refluks asam.
7. Alkohol
Hindari atau batasi konsumsi alkohol, karena hal ini dapat meningkatkan risiko refluks asam.
8. Soda
Menurut beberapa penelitian, soda, minuman berkarbonasi, dan minuman ringan dapat meningkatkan risiko refluks asam.
9. Makanan lainnya
Meskipun daftar di atas mencakup pemicu yang umum, makanan lain juga dapat memengaruhi Anda.
Anda bisa mempertimbangkan untuk menghindari produk berbahan dasar tepung, seperti roti dan biskuit, serta protein whey untuk melihat apakah gejala membaik.
Jadi itulah penjelasan mengenai makanan yang harus dihindari jika mengalami refluks asam. Beberapa makanan diketahui dapat menimbulkan gejala yang parah pada refluks asam, terutama mampu menyebabkan nyeri ulu hati (heartburn).