5 Efek Samping Akibat Mengonsumsi Kefir Terlalu Banyak, Apa Saja?

Kefir Fermentasi
Sumber :
  • https://www.pexels.com/photo/milk-on-glass-bottle-beside-pink-flowers-on-white-vase

Olret – Dengan tekstur yang creamy, rasa agak asam yang khas, dan sensasi menyegarkan, kefir merupakan salah satu superfood yang tidak hanya lezat tetapi juga bergizi tinggi.

img_title 5 Manfaat dari Mengonsumsi Kimchi bagi Kesehatan Tubuh, Apa Saja?

Kefir juga dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, berkat kandungan nutrisi serta probiotik di dalamnya.

Namun, mengonsumsinya secara berlebihan dapat menimbulkan sejumlah efek samping. Sebagian orang mungkin perlu membatasi asupannya atau bahkan berhenti mengonsumsi kefir sama sekali.

img_title 4 Manfaat dan Kegunaan dari Mengonsumsi Melatonin, Apa Saja?

Artikel ini mengulas beberapa kemungkinan efek samping kefir. Berikut ini adalah lima efek samping dari mengonsumsi kefir terlalu banyak.

1. Mungkin mengandung alkohol

img_title Minuman yang Bisa Membantu Pencernaan setelah Makan

Makanan dan minuman hasil fermentasi, seperti kefir, mengandung sedikit alkohol. Meskipun kadar alkoholnya dapat bervariasi tergantung pada merek dan jenis kefir tertentu, sebagian besar jenis kefir mengandung 0,5–2 persen alkohol.

Sebagai perbandingan, bir biasa mengandung sekitar 5 persen alkohol, sedangkan bir light umumnya mengandung sekitar 4,2 persen alkohol.

Meskipun kadar alkohol dalam kefir sangat rendah dan kemungkinan besar tidak menjadi masalah bagi kebanyakan orang, hal ini patut diperhatikan jika Anda memiliki intoleransi terhadap alkohol atau sedang menghindari alkohol karena alasan lain.

Hal ini juga bisa menjadi pertimbangan penting jika Anda mengonsumsi kefir dalam jumlah banyak setiap harinya, karena kadar alkohol yang masuk ke tubuh bisa meningkat dengan cepat.

Kefir mengandung sedikit alkohol dalam setiap sajiannya; hal ini mungkin menjadi pertimbangan penting bagi orang yang memiliki intoleransi terhadap alkohol atau mereka yang memilih untuk menghindari alkohol.

2. Dapat menyebabkan masalah pencernaan

Meningkatkan asupan makanan kaya probiotik secara drastis dapat menyebabkan masalah pencernaan pada sebagian orang. Beberapa masalah yang paling umum dilaporkan terkait konsumsi probiotik meliputi perut kembung, sembelit, dan mual.

Dalam beberapa kasus, probiotik juga dapat menyebabkan masalah saluran pencernaan lainnya, seperti diare, kram perut, muntah, perubahan indra perasa, dan penurunan nafsu makan.

Namun, perlu diingat bahwa gejala-gejala ini lebih umum terjadi pada penggunaan suplemen probiotik, yang mengandung probiotik dalam jumlah lebih pekat dibandingkan minuman fermentasi seperti kefir.

Selain itu, gejala-gejala ini biasanya cenderung mereda seiring berjalannya waktu dengan konsumsi kefir dan makanan probiotik lainnya secara berkelanjutan.

Halaman Selanjutnya
img_title