5 Manfaat Kesehatan Kefir yang Didukung Bukti Ilmiah, Apa Saja?
- https://www.pexels.com/photo/rustic-still-life-with-cottage-cheese-and-milk
Olret – Produk susu fermentasi yang populer ini banyak digadang-gadang memiliki manfaat kesehatan. Kefir kaya nutrisi, tinggi probiotik, dan mudah dicerna. Berikut adalah hasil penelitian yang mendukung hal tersebut.
Kefir, makanan pokok di berbagai budaya di seluruh dunia, telah menjadi sangat populer di kalangan komunitas kesehatan alami.
Kaya akan nutrisi dan probiotik, kefir sangat bermanfaat bagi pencernaan dan kesehatan usus. Bahkan, banyak orang menganggapnya lebih bergizi dibandingkan yogurt. Berikut adalah lima manfaat kesehatan kefir yang didukung oleh penelitian.
1. Merupakan sumber yang luar biasa bagi berbagai nutrisi
Kefir berasal dari wilayah Eropa Timur dan Asia Barat Daya. Namanya berasal dari kata dalam bahasa Turki, "keyif," yang merujuk pada perasaan nyaman atau nikmat setelah makan.
Minuman ini merupakan produk fermentasi yang secara tradisional dibuat menggunakan susu sapi atau susu kambing.
Kefir dibuat dengan cara menambahkan "biji kefir" (kefir grains) ke dalam susu. Biji ini bukanlah biji-bijian serealia, melainkan koloni ragi dan bakteri asam laktat yang bentuknya menyerupai kembang kol.
Dalam waktu sekitar 24 jam, mikroorganisme di dalam biji kefir akan berkembang biak dan memfermentasi gula yang terkandung dalam susu, mengubahnya menjadi kefir. Setelah itu, biji kefir dipisahkan dari cairan dan dapat digunakan kembali.
Dengan kata lain, kefir adalah minumannya, sedangkan biji kefir adalah kultur starter yang digunakan untuk memproduksi minuman tersebut.
Bakteri asam laktat pada biji kefir mengubah laktosa dalam susu menjadi asam laktat. Hal inilah yang membuat kefir memiliki rasa asam seperti yoghurt, namun dengan tekstur yang lebih encer. Satu cangkir kefir rendah lemak mengandung:
- Protein: 9 gram.
- Kalsium: 36 persen dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) untuk orang dewasa.
- Fosfor: 20 persen dari AKG.
- Vitamin B12: 29 persen dari AKG.
- Riboflavin (B2): 25 persen dari AKG.
- Magnesium: 7 persen dari AKG.
- Vitamin D: 12 persen dari AKG.
Selain itu, kefir mengandung sekitar 104 kalori, 11,6 gram karbohidrat, dan 2–3 gram lemak, tergantung pada jenis susu yang digunakan.
Kefir juga mengandung beragam senyawa bioaktif, termasuk asam organik dan peptida, yang berkontribusi terhadap manfaat kesehatannya.