5 Manfaat Konsumsi Tempe bagi Kesehatan Tubuh, Apa Saja?
- https://www.pexels.com/id-id/foto/tempe-goreng-renyah-dengan-rempah-segar
Olret – Tempe kaya akan nutrisi, menyediakan protein, vitamin, dan mineral, serta rendah natrium dan karbohidrat. Kandungan prebiotiknya dapat mendukung kesehatan usus, sementara isoflavon kedelainya dapat membantu menurunkan kolesterol dan mengurangi stres oksidatif.
Tempe adalah produk kedelai fermentasi yang menjadi pengganti daging populer bagi vegetarian. Baik Anda seorang vegetarian maupun bukan, tempe bisa menjadi tambahan bergizi dalam pola makan Anda.
Tempe merupakan bahan makanan serbaguna yang menawarkan beragam manfaat kesehatan. Tempe kaya akan protein, prebiotik, serta berbagai jenis vitamin dan mineral. Berikut ini manfaat mengonsumsi tempe bagi kesehatan tubuh.
1. Dapat mempengaruhi mikrobiota usus
Fermentasi adalah proses di mana bakteri dan ragi menguraikan gula. Pada kedelai, proses fermentasi menguraikan asam fitat, yang membantu meningkatkan pencernaan dan penyerapan nutrisi.
Makanan fermentasi yang tidak dipasteurisasi dapat mengandung probiotik. Ini adalah bakteri menguntungkan yang dapat memberikan manfaat kesehatan saat dikonsumsi.
Tempe adalah makanan probiotik yang memengaruhi mikrobioma usus Anda. Mikrobiota usus adalah bakteri yang hidup di dalam sistem pencernaan Anda.
Tempe juga tampaknya kaya akan prebiotik, yaitu jenis serat yang mendukung pertumbuhan bakteri baik di dalam sistem pencernaan.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa prebiotik meningkatkan pembentukan asam lemak rantai pendek di usus besar. Salah satunya adalah butirat, yang merupakan sumber energi utama bagi sel-sel pelapis dinding usus besar.
Bukti juga menunjukkan bahwa suplemen prebiotik menyebabkan perubahan yang bermanfaat pada mikrobiota usus.
Meskipun berbagai penelitian menunjukkan hasil yang beragam, beberapa di antaranya mengaitkan asupan prebiotik dengan peningkatan frekuensi buang air besar, berkurangnya peradangan, dan peningkatan daya ingat.
2. Membuat kenyang lebih lama
Tempe kaya akan protein. Sebanyak 113 gram (kira-kira setengah dari kemasan standar) mengandung sekitar 22,5 gram protein.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pola makan tinggi protein dapat memicu termogenesis (produksi panas tubuh), yang meningkatkan metabolisme dan membantu tubuh membakar lebih banyak kalori setelah makan.
Pola makan tinggi protein juga dapat membantu mengendalikan nafsu makan dengan meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi rasa lapar.