5 Mitos Tidur Teratas yang Dapat Membahayakan Kesehatan

Mitos tidur yang dapat membahayakan kesehatan
Sumber :
  • https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images

"Mungkin ada variasi dalam hal kebutuhan tidur setiap individu... namun menurut saya, kebutuhan dasar tersebut tidak bisa banyak diubah pada diri seseorang. 

img_title Menyingkap Rahasia Panjang Umur Warga Okinawa di Balik Secangkir Teh Pare

Saya rasa Anda bisa saja membiasakan diri dengan waktu tidur yang lebih singkat, tetapi sebenarnya Anda hanya membiasakan diri untuk hidup dalam kondisi yang menyiksa," ujar Dr. Steven H. Feinsilver, direktur Center for Sleep Medicine di Lenox Hill Hospital, New York City. Feinsilver tidak terlibat dalam penelitian tersebut.

2. Mitos: Menonton televisi adalah cara yang baik untuk bersantai sebelum tidur

img_title 3 Cara Anda Mungkin Menyabotase Jadwal Tidur Sendiri

Anda mungkin sudah tahu bahwa hal ini sebaiknya dihindari. Dan ini tidak hanya berlaku untuk televisi. Ponsel, tablet, dan segala jenis perangkat elektronik pribadi bukanlah pilihan yang baik saat Anda bersiap untuk tidur.

Para peneliti semakin menaruh perhatian pada "cahaya biru" yang dipancarkan oleh layar serta dampaknya terhadap tidur dan berbagai masalah kesehatan yang berkaitan dengan tidur.

img_title Bisakah Penyakit Mata Tiroid Memengaruhi Tidur Anda?

"Tempat tidur itu untuk tidur, [dengan] satu pengecualian. Menonton televisi dan menggunakan internet bukanlah termasuk di dalamnya," ujar Feinsilver.

3. Mitos: Dari segi kesehatan, tidak masalah jam berapa Anda tidur

Ada alasan mengapa tubuh kita cenderung mengikuti ritme alami bangun dan tidur yang selaras dengan waktu matahari terbit dan terbenam.

Namun, karena tuntutan karier, keluarga, dan kehidupan sosial, kita tidak selalu tidur pada malam hari.

Meskipun sesekali kurang tidur mungkin bukan masalah besar, mengubah jadwal tidur dalam jangka panjang bukanlah hal yang sehat.

Para penulis studi tersebut menyatakan bahwa orang yang bekerja dengan sistem sif malam sering kali mengalami ketidaksinkronan ritme sirkadian dan kualitas tidur yang lebih buruk. Mereka juga memiliki risiko kesehatan yang lebih tinggi, termasuk depresi dan diabetes.

"Waktu tidur itu penting," ujar penulis studi Rebecca Robbins, PhD, seorang peneliti pascadoktoral di Center for Healthful Behavior Change, NYU School of Medicine. "Itulah sebabnya kita melihat adanya risiko kesehatan yang lebih tinggi pada orang-orang yang bekerja dengan jadwal sif."

4. Mitos: Berbaring di tempat tidur dengan mata terpejam hampir sama baiknya dengan tidur

Halaman Selanjutnya
img_title