Dampak Sleep Apnea terhadap Tubuh, Apa Saja?

Dampak sleep apnea pada tubuh
Sumber :
  • https://intermountainhealthcare.org/

Olret – Sleep apnea dapat memperburuk kondisi pernapasan seperti asma dan PPOK dengan menyebabkan tubuh kekurangan oksigen saat tidur.

img_title Orang Dewasa di Atas Usia 45 Tahun dengan Insomnia Mungkin Menghadapi Risiko Kehilangan Ingatan yang Lebih Tinggi

Kondisi ini dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko resistensi insulin, yang berpotensi memicu diabetes tipe 2 dan sindrom metabolik.

Sleep apnea dapat berdampak negatif terhadap sistem pencernaan, peredaran darah, kardiovaskular, saraf, dan reproduksi, serta meningkatkan risiko berbagai kondisi seperti penyakit perlemakan hati, hipertensi, dan disfungsi ereksi.

img_title Kerjaan Tidak Banyak, Tapi Kok Capek Banget? Ini yang Mungkin Sedang Terjadi

Sleep apnea adalah kondisi di mana pernapasan Anda terhenti berulang kali saat Anda tidur. Saat hal ini terjadi, tubuh Anda akan membangunkan Anda agar pernapasan kembali berjalan. Gangguan tidur yang berulang ini dapat membuat Anda merasa sangat lelah di siang hari.

Namun, sleep apnea tidak hanya sekadar membuat Anda mengantuk. Tanpa penanganan, kondisi ini dapat berkontribusi terhadap penyakit jantung, diabetes, dan risiko kesehatan jangka panjang lainnya.

img_title Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan White Noise untuk Menidurkan Bayi

Sleep apnea terjadi dalam salah satu situasi berikut:

- saluran pernapasan Anda tersumbat atau menyempit hingga tertutup saat tidur (obstructive sleep apnea).

- otak Anda gagal mengirimkan sinyal kepada tubuh untuk bernapas (central sleep apnea).

Saat pernapasan kembali dimulai, Anda mungkin mendengkur keras atau tampak tersengal-sengal karena kekurangan udara. Jika Anda tidur bersama pasangan, kemungkinan besar mereka akan menyadari gejala-gejala ini.

Banyak kondisi kesehatan yang dikaitkan dengan sleep apnea, termasuk obesitas dan tekanan darah tinggi. Kondisi-kondisi tersebut, ditambah dengan kurangnya waktu tidur, dapat berdampak buruk pada berbagai sistem di dalam tubuh Anda.

1. Sistem pernapasan

Dengan membuat tubuh kekurangan oksigen saat Anda tidur, sleep apnea dapat memperparah gejala asma dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Anda mungkin akan merasa sesak napas atau mengalami lebih banyak kesulitan saat berolahraga dibandingkan biasanya.

2. Sistem endokrin

Orang dengan sleep apnea lebih berisiko mengalami resistensi insulin, yaitu kondisi ketika sel-sel tubuh tidak merespons hormon insulin sebagaimana mestinya. 

Ketika sel-sel Anda tidak menyerap insulin dengan baik, kadar gula darah akan meningkat dan Anda dapat terkena diabetes tipe 2.

Sleep apnea juga dikaitkan dengan sindrom metabolik, yakni sekumpulan faktor risiko penyakit jantung yang meliputi tekanan darah tinggi, kadar kolesterol LDL yang tinggi, kadar gula darah tinggi, serta ukuran lingkar pinggang yang melebihi batas normal.

Halaman Selanjutnya
img_title