Gemetar Akibat Kecemasan: Apa Penyebabnya?

Gemetar akibat kecemasan
Sumber :
  • https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images

Gejala serangan panik dapat dilihat dan dikenali oleh orang lain, sementara gejala kecemasan lebih banyak terjadi di dalam pikiran sehingga mungkin lebih sulit untuk dideteksi.

img_title Pengobatan dan Cara Alami untuk Mengatasi Gejala Hot Flash saat Menopause

Kecemasan yang parah dapat memicu gejala fisik. Persepsi akan adanya stres, bahaya, atau emosi yang meluap-luap biasanya menjadi pemicu kecemasan. Kecemasan memang bisa berujung pada serangan panik, tetapi tidak selalu demikian.

Begitu pula sebaliknya, mengalami serangan panik bukan berarti Anda memiliki gangguan kecemasan.

img_title Bisakah Minyak Atsiri Memberikan Meredakan Gejala Menopause?

Gemetar dan Getaran

Saat tubuh Anda mengalami stres, tubuh akan masuk ke dalam mode lawan, lari, atau membeku (fight, flight, or freeze). Hormon-hormon stres membanjiri tubuh Anda serta meningkatkan detak jantung, tekanan darah, dan pernapasan.

img_title Apakah Insomnia Merupakan Gejala PMS?

Tubuh Anda bersiap untuk menghadapi pemicu stres, dengan menafsirkan rasa cemas sebagai sinyal bahwa Anda perlu bertahan atau melarikan diri dari bahaya. Otot-otot Anda menjadi siap untuk bertindak, yang kemudian menimbulkan sensasi gemetar, kedutan, atau guncangan.

Gejala-gejala Lain

Gejala lain dari gangguan kecemasan dan gangguan panik meliputi:

- kesulitan berkonsentrasi pada hal lain selain pikiran yang mencemaskan.

- kelelahan dan nyeri otot.

- sakit kepala atau migrain.

- mual, muntah, atau kehilangan nafsu makan.

- pernapasan cepat.

- berkeringat secara berlebihan.

- merasa tegang, mudah marah, dan gelisah (“serba tidak tenang”).

Cara Menghentikan Gemetar

Setelah Anda menyadari bahwa Anda sedang mengalami serangan panik atau kecemasan, melawan gejala-gejala tersebut justru dapat membuatnya bertahan lebih lama.

Strategi paling efektif untuk menghentikan tubuh gemetar akibat panik atau kecemasan adalah dengan mengembalikan tubuh ke kondisi rileks. Beberapa teknik berikut dapat membantu Anda menjadi lebih tenang:

- Relaksasi otot progresif. Teknik ini berfokus pada mengencangkan lalu melemaskan berbagai kelompok otot. Teknik ini dapat dilakukan bersamaan dengan latihan pernapasan dalam. Tujuan dari latihan ini adalah membuat tubuh Anda rileks, yang pada akhirnya dapat menghentikan tubuh Anda dari gemetar.

- Pose yoga. Pose anak (child’s pose) dan rangkaian gerakan sun salutation dapat membantu Anda mengatur pernapasan dan mengembalikan ketenangan pada tubuh. Berlatih yoga secara rutin terbukti dapat mengurangi gejala kecemasan.

Halaman Selanjutnya
img_title