Apakah Keju Cottage Cocok untuk Diet Keto?
- https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images
Olret – Diet ketogenik, atau diet keto, adalah pola makan yang sangat rendah karbohidrat dan tinggi lemak. Pola makan ini memaksa tubuh Anda untuk menggunakan lemak, bukan glukosa, sebagai sumber energi.
Diet ketogenik pada awalnya digunakan sebagai cara untuk mengurangi aktivitas kejang pada penderita epilepsi.
Namun, penelitian menunjukkan bahwa hal ini mungkin juga menawarkan manfaat kesehatan lain, seperti penurunan berat badan, berkurangnya resistensi insulin, penurunan kadar kolesterol dan gula darah, bahkan perbaikan pada penyakit neurologis seperti Alzheimer.
Merencanakan menu dalam pola makan ini bisa menjadi tantangan, karena Anda harus memilih makanan yang sehat, bervariasi, serta sesuai dengan target asupan harian untuk lemak, protein, dan karbohidrat.
Banyak produk olahan susu tidak diperbolehkan karena mengandung terlalu banyak karbohidrat. Oleh karena itu, Anda mungkin bertanya-tanya mengenai keju cottage (cottage cheese).
Artikel ini mengulas apakah keju cottage termasuk pilihan produk susu yang cocok untuk diet keto dan bagaimana Anda bisa memasukkannya ke dalam pola makan Anda.
Diet Keto dan Kebutuhan Karbohidrat
Diet keto memaksa tubuh Anda untuk membakar keton, produk sampingan dari lemak sebagai bahan bakar, alih-alih glukosa.
Untuk memaksimalkan efek dari diet ini, Anda harus terus memproduksi keton, yang merupakan karakteristik dari kondisi metabolik yang disebut ketosis.
Oleh karena itu, Anda harus lebih banyak mengonsumsi lemak, protein dalam jumlah sedang, dan sangat sedikit makanan yang mengandung karbohidrat.
Mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat dapat dengan cepat mengeluarkan Anda dari kondisi ketosis. Selain itu, asupan protein yang tinggi juga dapat membuat Anda keluar dari ketosis, karena tubuh Anda dapat mengubah protein menjadi glukosa.
Diet keto standar biasanya terdiri dari sekitar 80 persen kalori yang berasal dari lemak, 15 persen dari protein, dan 5 persen dari karbohidrat.
Jadi, jika target Anda adalah 2.000 kalori per hari, Anda sebaiknya mengonsumsi sekitar 178 gram lemak, 75 gram protein, dan hanya 25 gram karbohidrat setiap harinya agar tubuh mencapai kondisi ketosis.
Namun, jika Anda sudah berada dalam kondisi ketosis selama beberapa waktu, Anda mungkin bisa sedikit menambah asupan karbohidrat tanpa menghentikan produksi keton. Kuncinya adalah menemukan batas asupan karbohidrat bagi tubuh Anda.