Kenapa Pekerjaan yang Sama Bisa Terasa Makin Membosankan Setiap Hari?
- freepik.com/author/lifestylememory
Olret – Awalnya, pekerjaan yang dilakukan berulang mungkin terasa biasa saja. Bahkan, ketika sudah terbiasa, pekerjaan tersebut bisa terasa lebih mudah karena kita sudah hafal alurnya. Namun, setelah berbulan-bulan atau bertahun-tahun melakukan hal yang sama, muncul perasaan, Kok kerjaan ini makin membosankan, ya?
Ternyata, rasa bosan di tempat kerja bukan sekadar tanda seseorang malas bekerja. Pekerjaan yang monoton dan berulang memang berkaitan dengan munculnya kebosanan, berkurangnya kepuasan kerja, bahkan dapat memengaruhi perhatian dan produktivitas.
Otak Mulai Kehilangan Tantangan
Salah satu alasan pekerjaan yang sama terasa makin membosankan adalah karena otak sudah sangat mengenali polanya. Saat pertama kali mengerjakan sesuatu, kita perlu memperhatikan banyak hal: bagaimana caranya, apa yang harus dilakukan berikutnya, dan bagaimana menghindari kesalahan.
Setelah terbiasa, banyak proses tersebut berubah menjadi rutinitas. Akibatnya, pekerjaan membutuhkan lebih sedikit eksplorasi dan tantangan mental. Inilah yang membuat aktivitas yang dulu terasa menarik perlahan menjadi terasa hambar.
Tidak Ada Variasi, Tidak Ada Rasa Penasaran
Manusia cenderung membutuhkan tingkat stimulasi tertentu agar tetap tertarik. Ketika pekerjaan terlalu repetitif, perhatian lebih mudah mengembara dan waktu terasa berjalan lebih lambat. Penelitian mengenai kebosanan kerja juga menunjukkan bahwa pekerjaan monoton dapat berkaitan dengan penurunan perhatian dan performa.
Itulah mengapa pekerjaan yang sebenarnya tidak terlalu berat bisa terasa sangat melelahkan secara mental. Bukan karena tenaganya terkuras, tetapi karena otak seperti terus berada dalam mode mengulang.
Bisa Jadi Bukan Pekerjaannya, tetapi Hilangnya Motivasi
Ada kalanya seseorang sebenarnya tidak membenci pekerjaannya. Ia hanya tidak lagi melihat perkembangan dari apa yang dikerjakan.
Ketika setiap hari terasa seperti mengulang hari sebelumnya tanpa mempelajari sesuatu yang baru, mendapatkan tantangan, atau melihat hasil yang berarti, motivasi bisa ikut menurun. Studi tentang kebosanan di tempat kerja menunjukkan bahwa penyebabnya tidak selalu sekadar tugas monoton, tetapi juga dapat berkaitan dengan karakter pekerjaan, lingkungan sosial, tujuan, dan cara seseorang menghadapi kebosanan.
Bagaimana Mengatasinya?
Tidak selalu harus langsung mencari pekerjaan baru. Coba tambahkan sedikit variasi, seperti mempelajari keterampilan baru, mengambil proyek berbeda jika memungkinkan, memperbaiki cara kerja, atau menetapkan target pribadi.