Ternyata Begini Manfaat Konsumsi Nektarin bagi Kesehatan Tubuh
- https://www.pexels.com/photo/pessegos
Olret – Nektarin adalah varietas persik berkulit halus yang kaya akan vitamin, mineral, antioksidan, dan serat. Buah ini juga rendah kalori dan lemak.
Nektarin (Prunus persica var. nucipersica) adalah buah musim panas yang manis dan lezat. Secara teknis, nektarin termasuk dalam famili persik (Prunus persica), tetapi memiliki kulit yang halus dan mengkilap, bukan berbulu.
Secara nutrisi, nektarin mengandung berbagai macam vitamin dan mineral. Oleh karena itu, Anda mungkin penasaran apakah buah yang renyah dan berair ini menawarkan manfaat kesehatan.
Di antara manfaat lainnya, nektarin mendukung penyerapan zat besi, membantu penurunan berat badan, dan meningkatkan kesehatan kulit. Berikut ini manfaat mengonsumsi nektarin bagi kesehatan tubuh.
1. Dapat membantu mencegah anemia
Kandungan vitamin C dalam nektarin dapat membantu mencegah kondisi seperti anemia. Vitamin C membantu penyerapan zat besi non-heme, jenis zat besi yang ditemukan dalam makanan nabati seperti kacang-kacangan, biji-bijian, dan bayam.
Sebaliknya, tubuh sudah menyerap zat besi heme dari daging dengan baik dan tidak membutuhkan vitamin C untuk penyerapan.
Mengonsumsi makanan yang kaya vitamin C, seperti nektarin, dapat membantu mengurangi risiko kekurangan zat besi dengan meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh Anda.
Zat besi merupakan komponen penting dari hemoglobin, protein dalam sel darah merah yang bertanggung jawab untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.
2. Kaya akan antioksidan yang melawan penyakit
Buah nektarin kaya akan antioksidan, termasuk vitamin C. Antioksidan membantu mengurangi stres oksidatif, yang berasal dari ketidakseimbangan molekul tidak stabil yang disebut radikal bebas dalam tubuh Anda.
Seiring waktu, stres oksidatif dapat berkontribusi pada penyakit seperti diabetes, penyakit Alzheimer, dan penyakit jantung.
Antioksidan lain dalam nektarin termasuk vitamin A, E, lutein, zeaxanthin, dan flavonoid seperti antosianin, yang berkontribusi pada penampilan, rasa, dan aroma banyak buah dan sayuran.
Antioksidan dapat membantu mencegah penurunan fungsi otak terkait usia dan berperan dalam mengurangi peradangan dan risiko penyakit jantung.
3. Dapat menurunkan risiko kanker
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa senyawa fenolik dalam nektarin dapat menurunkan risiko kanker. Nektarin kaya akan antioksidan, yang dapat membantu melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.