7 Strategi untuk Membantu Tetap Terjaga di Siang Hari
- https://www.pexels.com/id-id/foto/pria-menguap-santai-di-sofa-di-rumah
Olret – Setiap orang terkadang merasa lelah di siang hari, namun jika Anda terus-menerus merasa mengantuk meskipun sudah tidur siang atau tidur nyenyak di malam hari, Anda mungkin mengalami excessive daytime sleepiness (EDS) atau rasa kantuk berlebihan di siang hari.
Rasa kantuk yang muncul saat Anda seharusnya terjaga disebut sebagai hipersomnolen. Kondisi ini dapat berupa rasa kantuk berlebihan di siang hari (excessive daytime sleepiness atau EDS), durasi tidur malam yang berkepanjangan, atau keduanya.
Hipersomnolen dapat terjadi akibat faktor gaya hidup atau menjadi gejala dari berbagai gangguan tidur dan kondisi medis. Penelitian longitudinal berbasis populasi tahun 2017 menunjukkan bahwa sebanyak 33 persen penduduk Amerika Serikat saat ini mengalami EDS.
Mengetahui penyebab utama EDS Anda akan membantu memperbaiki gejala yang dialami, namun memiliki strategi untuk mengatasi gangguan EDS saat beraktivitas juga sangat bermanfaat. Pertimbangkan tips berikut ini saat Anda merasa mengantuk di siang hari.
1. Siapkan camilan sehat yang dapat membangkitkan energi
Makanan memberikan energi bagi tubuh Anda, yang dapat meningkatkan kewaspadaan. Namun, jenis camilan yang Anda pilih sangatlah penting.
Meskipun camilan manis atau minuman berkafein mungkin tampak menggoda, pilihan makanan yang lebih sehat dapat memberikan energi yang bertahan lama tanpa menyebabkan penurunan energi secara drastis (atau crash) di kemudian waktu.
Menurut Academy of Nutrition and Dietetics (AND), camilan yang memberikan energi tahan lama adalah camilan yang mengandung protein tanpa lemak, karbohidrat, dan serat pangan.
Apel, kacang-kacangan tanpa garam, wortel, yogurt Yunani (Greek yogurt), dan keju string adalah contoh camilan yang dapat menjaga tingkat energi Anda tetap stabil di antara waktu makan.
2. Beristirahatlah secara berkala dari penggunaan layar
Ketegangan mata dapat menyebabkan otot-otot mata lelah, sehingga membuat Anda merasa letih. Jika Anda mengalami EDS, ketegangan mata dapat memperparah gejala yang Anda rasakan.
Meskipun ketegangan mata bisa terjadi akibat berbagai hal, penggunaan layar dalam waktu lama merupakan salah satu penyebab yang umum.
Jika Anda menghabiskan banyak waktu menatap layar elektronik untuk keperluan pekerjaan maupun hiburan, beristirahat secara berkala dapat membantu mengurangi kelelahan mata. American Academy of Ophthalmology menyarankan penerapan aturan "20-20-20".