7 Pengobatan Alami untuk IBS, Apa Saja?

Pengobatan alami untuk IBS
Sumber :
  • https://www.pexels.com/id-id/foto/obat-bubuk-pil-kapsul

OlretPengobatan alami untuk IBS meliputi perubahan pola makan, seperti meningkatkan asupan serat, minum teh pepermin, dan mengonsumsi probiotik untuk menyeimbangkan bakteri usus. Pilihan bermanfaat lainnya mencakup yoga, meditasi, dan sebagainya.

img_title 5 Kuliner Sekitar Borobudur yang Wajib Dicoba saat Liburan

Hingga 90 persen penderita irritable bowel syndrome (IBS) mencoba berbagai penyesuaian pola makan untuk membantu meredakan gejala IBS.

American College of Gastroenterology menyarankan untuk mencatat asupan makanan guna memantau apa yang Anda konsumsi dan bagaimana perasaan Anda setelahnya; hal ini membantu mengidentifikasi makanan pemicu yang sebaiknya dihindari.

img_title 5 Kuliner Wonosobo yang Wajib Dicoba Saat Menjelajah di Dieng

1. Serat

Menambahkan lebih banyak serat larut ke dalam pola makan Anda dapat membantu, terutama saat mengatasi sembelit. Sumber makanan yang baik untuk serat larut meliputi:

img_title 5 Kafe di Cilacap yang Aesthetic dan Instagramable untuk Dikunjungi

- jelai (barley).

- lentil.

- kacang-kacangan.

- oat.

- biji rami (flaxseed).

- Serat larut juga tersedia dalam bentuk suplemen yang dikenal sebagai psyllium.

Saat meningkatkan asupan serat, lakukanlah secara bertahap dan minumlah banyak air. Meningkatkan asupan terlalu cepat dapat memicu gejala seperti gas berlebih dan perut kembung. 

Selain itu, mengonsumsi terlalu banyak serat tanpa diimbangi dengan asupan air yang cukup justru dapat memperparah sembelit.

2. Magnesium

Menambahkan lebih banyak magnesium ke dalam pola makan Anda dapat membantu meredakan IBS, terutama saat mengatasi sembelit. 

Meskipun magnesium tersedia dalam bentuk suplemen, mulailah dengan memasukkan lebih banyak makanan kaya magnesium berikut ini ke dalam pola makan Anda:

- kacang-kacangan (legum).

- kacang pohon (seperti almond atau kenari).

- biji-bijian.

- bayam.

- biji-bijian utuh (whole grains).

Magnesium menarik air ke dalam usus untuk melunakkan tinja dan memudahkannya untuk dikeluarkan. Namun, magnesium mungkin bukan solusi yang tepat jika Anda mengalami diare; konsumsi berlebihan justru dapat menyebabkan diare.

Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi mengenai apakah magnesium cocok untuk Anda dan berapa dosis yang tepat. Dosis umum untuk orang dewasa adalah hingga 350 miligram (mg) per hari.

3. Jahe

Sebuah tinjauan tahun 2019 melaporkan bahwa, di antara berbagai pilihan pengobatan yang ada, kebanyakan penderita IBS beralih ke jahe untuk membantu meredakan ketidaknyamanan pencernaan. 

Namun, sebagian besar bukti yang mendukung penggunaan jahe untuk meredakan IBS bersifat anekdotal. Para penulis tinjauan tersebut mencatat bahwa dalam sebuah uji coba terkontrol, jahe tidak terbukti lebih efektif daripada plasebo dalam meredakan gejala IBS.

Halaman Selanjutnya
img_title