Potensi Komplikasi dan Diagnosa Obstructive Sleep Apnea

Potensi komplikasi dan diagnosa obstructive sleep apnea (OSA)
Sumber :
  • https://www.lanziburkeoralsurgery.com/

Elektroda EMG menangkap aktivitas listrik yang dihasilkan selama pergerakan otot. Otot seharusnya dalam keadaan rileks saat tidur. EMG mendeteksi saat otot Anda rileks dan bergerak ketika Anda sedang tidur.

img_title 8 Tips untuk Mendapatkan Lebih Banyak Tidur REM

4. ECG

ECG satu sadapan merekam sinyal listrik dari jantung Anda selama studi tidur untuk memantau denyut dan irama jantung Anda.

img_title Bisakah Anda Melatih Tubuh untuk Tidur Lebih Sedikit? Plus 5 Tips untuk Tidur Lebih Nyenyak

5. Oksimetri nadi

Dalam tes ini, sebuah alat yang disebut oksimeter nadi dijepitkan pada bagian tubuh yang tipis dengan aliran darah yang baik, seperti ujung jari atau daun telinga.

img_title Apakah Mungkin Tidur Lebih Sedikit namun Tetap Merasa Segar dan Produktif, Berikut Penjelasannya

Oksimeter nadi menggunakan pemancar kecil dengan LED merah dan inframerah untuk mengukur tingkat saturasi oksigen dalam darah Anda. Tingkat ini dapat menurun selama episode apnea.

Jadi itulah penjelasan mengenai potensi komplikasi dan diagnosa obstructive sleep apnea (OSA). OSA merupakan salah satu tipe sleep apnea yang membuat orang kesulitan tidur nyenyak di malam hari.