Bisakah PPOK Menyebabkan Kecemasan dan Serangan Panik?
- https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images
Olret – Penderita penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) sering mengalami kecemasan, terkadang disertai dengan serangan panik yang terjadi secara berkala.
Sesak napas akibat PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis) dapat memicu respons alarm di otak Anda, yang kemudian memicu kecemasan dan kepanikan.
Obat anti-kecemasan seperti diazepam (Valium) atau alprazolam (Xanax) dapat memperlambat pernapasan dan memperburuk kondisi PPOK.
Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) adalah penyakit paru-paru progresif yang dialami oleh 1 dari setiap 9 orang di seluruh dunia. Sebagai penyebab lebih dari 3 juta kematian setiap tahun, PPOK terutama dikenal karena gejala fisiknya, seperti kesulitan bernapas.
Namun, banyak penderita PPOK juga mengalami dampak pada kesehatan mental mereka. Sekitar 7–50 persen penderita PPOK mengalami kecemasan. Mereka juga memiliki risiko hingga 10 kali lebih tinggi untuk mengalami serangan panik secara berkala.
Memiliki tingkat kecemasan tertentu saat mengidap penyakit kronis bisa menjadi hal yang bermanfaat.
Kecemasan dapat mendorong Anda untuk mematuhi rencana pengobatan, lebih memperhatikan gejala yang muncul, serta mengetahui kapan harus mencari pertolongan medis. Akan tetapi, kecemasan yang berlebihan dapat sangat memengaruhi kualitas hidup Anda.
Menurut penelitian tahun 2023, penderita PPOK yang mengalami kecemasan lebih rentan terhadap eksaserbasi (perburukan gejala) PPOK dan memiliki prognosis (prospek kesehatan) yang lebih buruk.
Berikut adalah hal-hal yang perlu Anda ketahui mengenai hubungan antara PPOK dan kecemasan, serta langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengelola gejala-gejala tersebut.
Bagaimana PPOK Menyebabkan Kecemasan
Saat menderita PPOK, Anda mungkin mengalami kecemasan karena berbagai alasan.
Saat Anda mengalami kesulitan bernapas, otak Anda membunyikan alarm untuk memperingatkan bahwa ada sesuatu yang tidak beres. Hal ini dapat memicu munculnya kecemasan atau kepanikan.
Perasaan cemas juga bisa muncul saat Anda memikirkan tentang kondisi penyakit paru-paru yang bersifat progresif. Anda mungkin khawatir akan mengalami episode kesulitan bernapas.
Obat-obatan tertentu untuk PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis) juga dapat memicu rasa cemas.
Bagaimana PPOK Menyebabkan Serangan Panik
Serangan panik adalah episode ketakutan atau kecemasan yang intens dan muncul secara tiba-tiba, padahal tidak ada ancaman apa pun. Kondisi ini dapat menyebabkan sesak napas, detak jantung yang cepat, serta berbagai gejala fisik lainnya.