6 Mitos Tentang Masturbasi yang Perlu Diketahui Pria

Kebiasaan masturbasi yang berlebihan
Sumber :
  • freepik.com

Olret – Ada banyak kesalahpahaman dan kepercayaan yang salah seputar masturbasi pada pria. Berikut adalah enam kesalahpahaman tentang masturbasi yang perlu diketahui pria.

img_title Sleep Apnea dan Suasana Hati Buruk: Bagaimana Polusi Udara dapat Mempengaruhi Anda

Masturbasi adalah tindakan merangsang alat kelamin sendiri untuk mencapai kenikmatan seksual. Ini adalah cara untuk menjelajahi tubuh sendiri dan memenuhi kebutuhan fisiologis alami baik pada pria maupun wanita, tanpa bergantung pada pasangan. Ini adalah bagian yang normal dan sehat dari kehidupan seks banyak orang.

Sebuah studi menunjukkan bahwa 4 dari 5 remaja laki-laki telah bermasturbasi setidaknya sekali – dan itu hanya jumlah dari mereka yang mengakuinya. Bahkan pria yang lebih tua pun melakukan aktivitas ini, dengan perkiraan melaporkan bahwa lebih dari 64% pria dewasa bermasturbasi.

img_title 7 Mitos tentang Kanker Prostat dan Faktanya

Terlepas dari stereotip negatif yang terkait dengan aktivitas ini, masturbasi bukanlah sesuatu yang harus disesali. Sebaliknya, masturbasi yang tepat sebenarnya menawarkan banyak manfaat bagi tubuh pria.

Mitos 1: Kekhawatiran bahwa masturbasi dapat mengubah bentuk penis

img_title Rahasia Ranjang: Menemukan G-Spot Pria yang Berikan Kepuasan Intens

Bagaimana Cara Meluruskan Penis yang Bengkok

Photo :
  • 24h.com.vn

Masturbasi selalu menjadi topik yang kontroversial dan disalahpahami, terutama terkait potensi dampaknya terhadap kesehatan fisik. Salah satu kekhawatiran umum adalah apakah masturbasi dapat mengubah bentuk atau menyebabkan kelengkungan penis.

Ilmu pengetahuan modern telah menyatakan dengan jelas: Tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa masturbasi yang lembut dapat menentukan bentuk atau kelengkungan penis. Penis yang melengkung secara alami atau sedikit asimetris adalah hal yang normal dan umum terjadi pada pria, tidak terkait dengan masturbasi.

Namun, perlu dicatat bahwa dalam kasus yang sangat jarang, cedera serius akibat masturbasi yang terlalu kuat atau hubungan seksual yang kasar dapat menyebabkan konsekuensi yang tidak diinginkan. Benturan, pembengkokan, atau kekuatan berlebihan yang diterapkan pada penis dapat menyebabkan kerusakan internal, membentuk jaringan parut.

Bekas luka ini, jika ada, dapat mengubah bentuk penis, menyebabkan kontraksi dan mengakibatkan kelengkungan abnormal yang dikenal sebagai penyakit Peyronie. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi estetika tetapi juga dapat menyebabkan rasa sakit dan menghambat fungsi seksual. Tingkat kelengkungan akan bergantung pada tingkat keparahan cedera – cedera yang lebih parah akan mengakibatkan kelengkungan yang lebih signifikan.

Halaman Selanjutnya
img_title