6 Teknik Terkuat Penakluk Bijuu: Dari Segel Kuno Hingga Mata Rinnegan!
- youtube
Olret – Di dunia shinobi sendiri, Bijuu ataupun monster berekor ada di posisi puncak sebagai senjata penghancur massal. Desa ninja berlomba-lomba untuk mengumpulkan mereka demi menjaga keseimbangan kekuatan.
Tapi masalah utamanya adalah senjata raksasa ini punya pikiran dan emosi. Mereka bukan benda mati yang bisa disimpan begitu saja; mereka akan selalu memberontak, mengamuk, dan menolak untuk menjadi alat perang.
Karena sifat asli inilah manusia harus memutar otak dan mencari cara untuk menundukkan makhluk raksasa ini. Dan ada satu fakta mutlak di dunia Naruto: shinobi tidak bisa menghancurkan Biju berekor secara permanen. Mereka adalah wujud asli dari kumpulan cakra alam. Jika tubuh mereka dihancurkan, mereka itu cuma akan menyebar ke udara dan pada akhirnya kembali membentuk wujud mereka setelah beberapa tahun.
Tapi meskipun tidak bisa dibunuh selamanya, mereka tetap bisa dikalahkan. Banyak orang salah paham dan mengira karena mereka terbuat dari cakra, tubuh mereka itu tembus pandang seperti hantu. Tapi faktanya, wujud cakra mereka sangat padat. Enam dari sembilan Biju ini punya wujud fisik dari daging dan darah.
Persis seperti hewan biasa, mereka bisa terluka, bisa berdarah, dan organ mereka bisa dipotong. Pengecualian cuma ada di beberapa Biju seperti Shukaku yang fisiknya terbuat dari pasir, atau Matatabi yang memang berwujud api biru, lalu ada Saiken yang terbentuk dari cairan asam.
Tetapi kembali lagi ke fakta awalnya, bagi 99% shinobi, menangkap Bijuu adalah sebuah hal yang sangat mustahil. Tetapi di video kali ini, admin akan membedah enam cara mutlak yang terbukti sukses menjatuhkan Biju.
Dilamsir dari Youtube QIYABETSU OFFICIAL dengan judul 6 CARA MUTLAK TAKLUKKAN BIJUU: DARI JUTSU SEGEL SAMPAI DOJUTSU CURANG! telah menganalisis cara kerjanya, tingkat kesulitan, dan juga tingkat kekuatan seperti apa yang dibutuhkan untuk menangkap Biju.
1. Menyerang Jinchuriki (Kasus yang dihadapi oleh Shukaku)
Cara pertama adalah cara yang paling unik dan kebetulan paling gampang, yaitu menyerang sang wadah atau Jinchuriki secara langsung. Cara ini sebenarnya adalah sebuah keajaiban langka yang cuma terjadi satu kali di sepanjang cerita ini, yaitu saat Naruto melawan Gaara di Ujian Chunin.
Saat Gaara melepaskan segelnya dan berubah penuh menjadi Shukaku, tubuh asli Gaara justru terbentuk dan tertidur mengantuk di bagian dahi monster pasir tersebut. Secara taktik tempur, ini adalah kelemahan fatal. Ibarat sebuah tameng raksasa tapi penggunanya malah tidur di luar pelindungnya.
Gamabunta dan Naruto memanfaatkan celah ini; Naruto cuma perlu memberikan pukulan keras ke kepala Gaara untuk membangunkannya dari tidur. Begitu Gaara sadar, kesadaran Shukaku langsung tertekan ke alam bawah sadarnya dan wujud monster raksasa ini hancur menjadi debu pasir dalam hitungan detik.
Dan kenapa di sini admin menyebutnya sebagai kejadian langka? Karena setelah pertarungan ini, Kishimoto merombak total aturan perubahan Jinchuriki. Di masa depan, saat karakter seperti Killer B atau Yugito berubah menjadi wujud Biju penuh, tubuh sang Jinchuriki menyatu sepenuhnya atau terlindungi jauh di dalam inti cakra monster tersebut.
2. Jutsu Penyegelan (Aturan Standar dari Desa)
Cara kedua adalah jalur resmi yang paling sering dipakai oleh desa-desa ninja, yaitu Jutsu Penyegelan. Ini adalah cara yang melahirkan sistem Jinchuriki. Daripada mencoba menghabisi monster yang akan terus hidup kembali, desa-desa ini memilih untuk mengunci cakra monster tersebut ke dalam tubuh manusia ataupun benda pusaka.
Meskipun ini adalah cara yang paling standar, tingkat kesulitannya sangat gila. Jutsu penyegel yang sanggup menahan tubuh cakra sekelas Biju adalah teknik tingkat tinggi yang sangat rumit, menuntut presisi panjang, dan seringkali masuk dalam golongan Kinjutsu ataupun Jutsu Terlarang.
Mari kita lihat sejarahnya: untuk menundukkan Hachibi, desa Kumogakure harus memakai benda pusaka peninggalan Rikudo Sennin dan juga memakai teknik Fuinjutsu untuk memindahkannya ke tubuh Killer B. Banyak shinobi yang mati karena tubuh mereka hancur tidak kuat menahan segel tersebut sebelum Killer B akhirnya berhasil menyesuaikan dirinya.
Lalu contoh paling parah ada pada penyegelan Kyubi; Minato Namikaze harus membelah jiwa monster itu menjadi dua bagian memakai Shiki Fujin, lalu dia memakai jutsu itu untuk mengunci setengah cakra tersebut ke dalam tubuh bayi Naruto.
Di sisi lain, klan Uzumaki punya keahlian penyegel mutlak memakai rantai cakra yang terbukti sanggup merantai wujud fisik Kyubi sampai tidak bisa bergerak sama sekali, meskipun Kyubi adalah salah satu Biju paling kuat.
3. Beradu Kekuatan Fisik
Cara ketiga adalah cara yang paling lurus, yaitu adu kekuatan fisik murni. Para shinobi bisa mengalahkan Biju dengan cara memukul mereka sampai pingsan. Ini terdengar seperti cari mati, karena di awal cerita Naruto kita diberitahu jika Biju bisa menciptakan badai dan menghancurkan gunung cuma dengan mengayunkan ekor.
Tapi dunia shinobi punya beberapa manusia dengan kekuatan fisik yang menembus batas wajar. Bukti pertama ada pada pertarungan Hachibi melawan Gobi di Perang Dunia Shinobi. Gobi menyeruduk dan juga menusuk Hachibi dengan tanduknya, membuat monster gurita raksasa itu terlempar dan juga memuntahkan darah.
Ini membuktikan jika benturan fisik dengan tenaga super besar sangat efektif merusak jaringan daging cakra mereka. Lalu siapa shinobi yang sanggup menghasilkan daya hancur sebesar itu? Contoh pertama adalah Might Guy; dengan membuka Gerbang Ketujuh, Guy mampu melepaskan Hirodora, sebuah ledakan tekanan udara murni yang tidak memakai cakra elemen.
Hirodora sanggup melumpuhkan Kisame dalam satu pukulan—pengingat, Kisame punya jumlah cakra setara Biju. Pukulan Hirodora ke wajah Biju dipastikan akan membuat mereka langsung pingsan. Lalu contoh lain dari daya hancur murni adalah ledakan milik Deidara. Deidara menjatuhkan bom tanah liat raksasa yang langsung meledak dan membuat Isobu kehilangan kesadaran di dasar danau.
Bukti paling ekstrem ada pada Madara Uchiha; memakai satu bayangan Limbo yang tidak terlihat oleh mata biasa, Madara memberikan pukulan fisik beruntun yang merobohkan kesembilan Biju cuma dalam waktu yang memang sangatlah singkat.
4. Penekanan dan Penghisapan Kekuatan Cakra
Cara keempat menyasar susunan dasar tubuh Biju. Karena wujud mereka terbuat dari 100% cakra, cara terbaik untuk melumpuhkan mereka adalah dengan memotong sumber energi tersebut. Cara ini bisa disebut penekanan cakra, tapi cuma sedikit shinobi di dunia Naruto yang mampu melakukan hal tersebut.
Seperti pengguna mata Rinnegan bisa memakai jalur Gakido untuk menghisap semua serangan cakra yang dilontarkan Biju, membuat serangan Biju Dama jadi tidak berguna. Tapi Rinnegan adalah benda pusaka yang mustahil dimiliki oleh semua shinobi. Dan lalu contoh paling masuk akal ada pada Kisame; dia memakai pedang Samehada untuk memakan cakra musuh. Saat melawan Killer B, Kisame menciptakan kubah air raksasa, menyatu dengan pedangnya, dan secara telak memakan jubah cakra milik Killer B.
Di setiap tebasan, Kisame terus bertambah kuat sementara cakra monster lawan terus menyusut. Taktik penghisapan ini sangatlah pintar karena mengubah energi musuh menjadi tenaga tambahan untuk diri sendiri. Tapi raja mutlak dari penekanan cakra adalah Hokage Pertama atau Hashirama Senju.
Elemen Kayu ataupun Mokuton secara alami memang diciptakan untuk menekan energi Biju. Hashirama menciptakan Mokuton: Mokuryu no Jutsu yang bisa melilit tubuh Kyubi, dan semakin kuat lilitan itu, semakin cepat cakra Kyubi tersedot habis.
Bahkan Yamato yang cuma punya sedikit tiruan sel Hashirama sanggup menekan cakra Kyubi ekor empat milik Naruto untuk kembali ke wujud asalnya. Bukti kehebatan cara ini adalah keberhasilan Hashirama menangkap delapan dari sembilan Biju sendirian untuk kemudian dibagikan ke desa-desa lainnya. Tetapi tentunya kembali lagi, cara ini adalah cara yang sedikit mustahil karena Hashirama-lah satu-satunya orang yang memiliki Mokuton.
5. Kemampuan Curang Klan Uchiha
Cara kelima adalah cara paling curang yang pernah ada dalam cerita Naruto, yaitu Genjutsu Mata. Ini adalah cara paling gampang, paling cepat, dan tidak menguras tenaga fisik. Shinobi hanya cuma butuh saling tatap dan monster penghancur gunung itu langsung jadi hewan peliharaan dari klan Uchiha.
Tapi kemudahan ini dibayar dengan syarat yang sangat tidak adil: cuma anggota klan Uchiha dengan mata Sharingan tingkat lanjut yang diizinkan cerita untuk memakai teknik tersebut. Rahasia itu tertulis jelas di atas batu monumen klan Uchiha; di sana dijelaskan jika Mangekyo Sharingan punya kemampuan mutlak untuk menundukkan Kyubi.
Madara Uchiha memakai Sharingan biasa untuk menghipnotis Kyubi, memaksanya tunduk pada perintahnya, dan membawanya bertarung melawan seorang Hashirama Senju. Lalu ada Obito juga memakai matanya untuk mengendalikan kesadaran Kyubi yang baru saja lepas dari segel Kushina, lalu menyuruhnya meratakan desa. Kemampuan ini adalah kekuatan garis keturunan yang sangat curang.
Biju yang secara teori kebal terhadap ilusi biasa karena punya jumlah cakra yang terlalu besar, ternyata punya titik lemah telak terhadap aliran cakra dari klan Uchiha. Lalu puncaknya tentu saja adalah Sasuke Uchiha; dengan Rinnegan-nya, ia sanggup mengunci kesadaran kesembilan Biju sekaligus cuma dengan satu tatapan sekilas.
Tidak ada pertarungan berdarah, tidak ada adu jutsu, cuma lirikan mata, dan senjata paling mematikan di dunia shinobi tunduk sepenuhnya tanpa perlawanan. Hal ini membuktikan kenapa klan Uchiha sangat ditakuti karena mereka punya Dojutsu yang memang sangat mengerikan.
6. Jutsu Kasta Seorang Dewa
Cara terakhir atau kasta yang tertinggi adalah memakai jutsu yang murni melanggar aturan logika pertarungan. Kita bisa menyebut ini sebagai kemampuan di luar nalar. Ini adalah kumpulan jutsu langka yang tidak peduli seberapa besar, seberapa padat, ataupun seberapa banyak cakra musuh yang dihadapi oleh jutsu tersebut.
Contoh paling mengerikan adalah Amaterasu; Sasuke memakai api hitam abadi untuk menjatuhkan Hachibi. Cuma dengan sekali lihat, Amaterasu tidak akan padam sampai targetnya jadi abu. Dan karena ukuran Biju sangat raksasa, mereka adalah target yang mustahil untuk meleset.
Jika musuh tidak mempunyai kemampuan melepaskan jubah cakra ataupun penghisap cakra, Amaterasu adalah hukuman mati untuk seorang Biju. Dan kemampuan di luar nalar kedua adalah Jinton milik Onoki; ini adalah sebuah Kekkei Tota. Jutsu ini adalah elemen debu yang mampu menghancurkan semuanya menjadi butiran terkecil di dunia Naruto.
Ketika Onoki menggunakan jutsu ini, tidak ada apapun yang bisa menahan kekuatan dari Jinton. Dan lalu jutsu ketiga ada Gudodama; bola hitam ini mengandung elemen Yin dan Yang, bisa membatalkan segala bentuk Ninjutsu biasa, dan Biju yang badannya terpotong oleh senjata ini kemungkinan mereka tidak akan bisa menyembuhkan lukanya sendiri.
Nah, lalu kita juga tidak boleh melupakan senjata spiritual seperti Pedang Totsuka milik Itachi yang menyegel roh musuh secara langsung, atau jutsu pemindahan ruang seperti Kamui milik Kakashi dan Obito.
Kakashi terbukti sanggup memotong tentakel Hachibi dari jarak jauh cuma dengan memindahkan bagian tubuhnya ke dimensi lain. Jika Kakashi punya tenaga cakra yang cukup, dia bisa memenggal kepala Biju cuma dengan melihatnya. Semua jutsu-jutsu tadi bisa kita golongkan kepada jutsu yang di luar nalar karena memang kemampuannya merusak logika.
Nah, jadi menurut kalian kayak gimana? Apakah kalian setuju dengan konten ini atau mungkin kalian punya opini lainnya? Silakan beri di kolom komentar, nanti kita diskusi bareng-bareng. Yeah."