5 Manfaat Kesehatan dari Kacang Almond yang Terbukti secara Ilmiah
- https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images
Sebuah analisis tahun 2021 terhadap 18 uji klinis yang melibatkan lebih dari 800 partisipan dewasa menemukan bahwa mengonsumsi hingga 60 g (sedikit lebih dari 2 ons) almond per hari dapat menurunkan kadar penanda peradangan tertentu di dalam tubuh.
Temuan ini sejalan dengan hasil studi lain pada tahun 2021, yang menunjukkan bahwa konsumsi 56 g (sekitar 2 ons) almond setiap hari selama 90 hari dapat menurunkan penanda peradangan pada sekelompok partisipan yang berjumlah lebih dari 100 orang.
Sebaliknya, kadar penanda peradangan justru meningkat pada kelompok kontrol yang tidak mengonsumsi almond.
3. Kaya akan vitamin E
Vitamin E merupakan kelompok antioksidan yang larut dalam lemak. Vitamin ini terdapat dalam struktur membran sel tubuh dan memberikan perlindungan terhadap kerusakan akibat stres oksidatif.
Kacang almond termasuk salah satu sumber vitamin E terbaik. Hanya dengan mengonsumsi 1 ons (sekitar 28 gram) almond, Anda sudah memenuhi hampir separuh dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian.
Beberapa penelitian mengaitkan asupan vitamin E yang lebih tinggi dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular serta perlambatan perkembangan penyakit Alzheimer.
Sebuah tinjauan penelitian tahun 2020 juga mencatat adanya kaitan antara rendahnya asupan vitamin E dengan peningkatan risiko kanker, dan menunjukkan bahwa penggunaan suplemen dapat membantu mengurangi risiko tersebut.
Namun, tidak semua penelitian menghasilkan kesimpulan yang sama, sehingga penelitian lebih lanjut masih diperlukan.
4. Dapat membantu menstabilkan kadar gula darah
Kacang-kacangan rendah karbohidrat namun kaya akan lemak sehat, protein, dan serat. Hal ini menjadikannya pilihan yang menyehatkan bagi orang-orang yang perlu memantau kadar gula darah mereka, termasuk penyandang diabetes.
Kacang almond memiliki kandungan magnesium yang relatif tinggi. Magnesium adalah mineral yang berperan dalam berbagai proses tubuh, termasuk pengaturan kadar gula darah.
Angka Kecukupan Gizi (AKG) untuk magnesium adalah 420 mg, dan 1 ons (sekitar 28 gram) kacang almond dapat memenuhi hampir seperlima dari jumlah tersebut.
Asupan magnesium yang lebih tinggi dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2 dan perbaikan kadar gula darah puasa.
Penelitian terdahulu juga menunjukkan adanya kemungkinan hubungan antara magnesium dengan penurunan resistensi insulin, baik pada orang dengan diabetes maupun tanpa diabetes.