5 Cara Alami untuk Mengurangi Kecemasan, Apa Saja?

Pengobatan alami untuk mengurangi kecemasan
Sumber :
  • https://www.pexels.com/id-id/foto/wanita-perempuan-kaum-wanita-rumput

Olret – Melakukan aktivitas fisik secara rutin dapat mengurangi gejala kecemasan karena hal tersebut memengaruhi kimia otak dan mendorong relaksasi.

img_title Sering Bangun Tapi Tetap Capek? Kebiasaan Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Mengubah pola makan, seperti mengurangi konsumsi alkohol, tembakau, dan kafein, serta mengonsumsi makanan bergizi, dapat membantu menstabilkan suasana hati dan mengurangi kecemasan.

Mempraktikkan teknik kesadaran penuh (mindfulness) seperti meditasi dan latihan pernapasan dalam, serta mengonsumsi teh kamomil, dapat menciptakan ketenangan dan mengurangi gejala kecemasan.

img_title 5 Pengobatan Rumahan untuk Mengatasi Tekanan Darah Tinggi

Kecemasan berkaitan dengan respons stres, yang sebenarnya bisa bermanfaat dan berguna. Kondisi ini membuat Anda waspada terhadap bahaya, memotivasi Anda untuk tetap terorganisasi dan siap sedia, serta membantu Anda memperhitungkan risiko.

Namun, jika stres menjadi terus-menerus dan berulang, hal itu dapat berkembang menjadi gangguan kecemasan atau masalah kesehatan mental lainnya. Pengobatan alami dapat membantu mengatasinya. Berikut ini adalah lima cara alami untuk mengurangi kecemasan.

img_title Terlalu Sering Bilang Nanti Bisa Jadi Tanda Otak Sedang Kelelahan

1. Tetap aktif

Sebuah studi tahun 2021 menemukan bahwa orang dengan gaya hidup aktif secara fisik memiliki kemungkinan sekitar 60 persen lebih rendah untuk mengalami gejala kecemasan. 

Angka ini diperoleh melalui perbandingan dengan individu yang memiliki karakteristik serupa dalam populasi umum yang mencakup sekitar 400.000 orang yang dipantau selama 21 tahun.

Berolahraga sering kali mengalihkan perhatian Anda dari pikiran-pikiran yang dapat memicu kecemasan. Meningkatkan detak jantung juga memicu perubahan kimiawi di otak, termasuk pada zat pembawa pesan otak (neurotransmiter) yang bersifat meredakan kecemasan, seperti:

- serotonin.

- asam gamma-aminobutirat (GABA).

- brain-derived neurotrophic factor (BDNF).

- endokanabinoid.

Menurut American Psychological Association (APA), olahraga secara rutin dapat meningkatkan konsentrasi dan tekad, yang pada gilirannya dapat memperbaiki gejala kecemasan tertentu.

Jika Anda ingin benar-benar memacu detak jantung, aktivitas seperti kelas HIIT (high-intensity interval training) atau berlari adalah pilihan terbaik. 

Namun, jika Anda ingin memulainya dengan gerakan berintensitas rendah yang menenangkan, latihan seperti Pilates dan yoga bisa menjadi pilihan yang sangat tepat.

2. Batasi asupan alkohol

Mengonsumsi alkohol dalam jumlah besar dapat mengganggu zat kimia penghantar pesan di otak (neurotransmiter) yang berperan dalam mengatur suasana hati. Gangguan ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan yang mungkin memicu munculnya gejala kecemasan.

Halaman Selanjutnya
img_title