Kenapa Perut Terasa Kembung Saat Stres? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Latihan Mengencangkan Perut untuk Menghilangkan Perut Buncit
Sumber :
  • U-Repot

Olret – Tidak sedikit orang yang mengeluhkan perut terasa penuh, begah, atau kembung ketika sedang banyak pikiran. Meski sudah makan dalam porsi biasa, rasa tidak nyaman di perut tetap muncul dan terkadang disertai sering bersendawa atau buang angin. Kondisi ini bukan sekadar perasaan, melainkan memiliki penjelasan ilmiah.

img_title 5 Pengobatan Rumahan untuk Mengatasi Tekanan Darah Tinggi

Hubungan antara otak dan saluran pencernaan ternyata sangat erat. Bahkan, para ahli menyebut usus sebagai otak kedua karena memiliki jaringan saraf yang saling terhubung dengan otak melalui gut-brain axis atau sumbu otak-usus. Ketika stres meningkat, sistem pencernaan juga dapat ikut terpengaruh.

Stres membuat kerja sistem pencernaan berubah

img_title 5 Kuliner Sekitar Borobudur yang Wajib Dicoba saat Liburan

Saat mengalami stres, tubuh akan melepaskan hormon kortisol dan adrenalin. Kedua hormon ini membantu tubuh menghadapi situasi yang dianggap mengancam, tetapi juga dapat mengubah cara kerja saluran pencernaan.

Aliran darah akan lebih diprioritaskan ke otot dan organ penting untuk menghadapi respons melawan atau menghindar, sehingga aktivitas pencernaan menjadi lebih lambat. Akibatnya, makanan dan gas lebih lama berada di dalam saluran cerna, sehingga memicu rasa kembung.

img_title 5 Kuliner Wonosobo yang Wajib Dicoba Saat Menjelajah di Dieng

Otot usus menjadi lebih sensitif

Stres juga dapat membuat otot-otot di saluran pencernaan berkontraksi secara tidak teratur. Pada sebagian orang, gerakan usus menjadi lebih lambat sehingga gas menumpuk. Sementara pada orang lain, gerakan usus justru menjadi lebih cepat dan memicu diare.

Selain itu, sensitivitas saraf di saluran cerna ikut meningkat. Jumlah gas yang sebenarnya normal pun bisa terasa jauh lebih mengganggu dibandingkan saat kondisi tubuh sedang rileks.

Tanpa sadar lebih banyak menelan udara

Ketika cemas atau tegang, banyak orang memiliki kebiasaan bernapas lebih cepat, berbicara terburu-buru, mengunyah permen karet, atau minum menggunakan sedotan. Kebiasaan tersebut dapat membuat lebih banyak udara masuk ke dalam saluran pencernaan.

Udara yang terperangkap akan menumpuk di lambung atau usus sehingga menimbulkan rasa penuh, sering bersendawa, atau perut terasa mengembang.

Pola makan saat stres ikut berpengaruh

Stres sering kali mengubah pola makan. Ada yang makan lebih cepat, ada pula yang memilih makanan tinggi lemak, manis, atau minuman bersoda sebagai pelampiasan. Jenis makanan tersebut lebih berisiko menghasilkan gas dalam saluran pencernaan dan memperparah rasa kembung.

Halaman Selanjutnya
img_title