Kenapa Bahu dan Leher Mudah Tegang? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

leher tegang
Sumber :
  • pinterest

OlretBahu dan leher yang terasa tegang menjadi keluhan yang cukup sering dialami banyak orang. Kondisi ini bisa muncul setelah bekerja seharian, terlalu lama menatap layar komputer, hingga bangun tidur. Meski terlihat sepele, ketegangan pada area bahu dan leher dapat mengganggu aktivitas, menurunkan konsentrasi, bahkan memicu sakit kepala.

img_title 10 Hal yang Terjadi pada Tubuh saat Kekurangan Tidur, Apa Saja?

Lantas, kenapa bahu dan leher mudah tegang? Ternyata ada beberapa penyebab yang sering tidak disadari.

Terlalu Lama Duduk dengan Posisi yang Sama

img_title 5 Tujuan Tidur yang Perlu Diketahui, Apa Saja?

Salah satu penyebab paling umum adalah duduk terlalu lama tanpa banyak bergerak. Saat bekerja di depan laptop atau menggunakan ponsel selama berjam-jam, otot leher dan bahu harus menopang kepala dalam posisi yang sama. Lama-kelamaan, otot menjadi lelah, kaku, dan terasa tegang.

Apalagi jika posisi layar terlalu rendah sehingga kepala terus menunduk. Kebiasaan ini dapat memberikan tekanan tambahan pada otot leher.

img_title Ingin Memperlambat Penuaan Biologis? Tidur selama 6,4 hingga 7,8 Jam per Malam Mungkin Bisa Membantu

Stres Membuat Otot Ikut Menegang

Bukan hanya aktivitas fisik, kondisi emosional juga berpengaruh. Saat sedang stres atau cemas, tubuh secara alami meningkatkan ketegangan otot sebagai respons terhadap tekanan. Akibatnya, area bahu dan leher sering menjadi bagian yang paling terasa kaku.

Jika stres berlangsung dalam waktu lama, ketegangan otot bisa menjadi lebih sering muncul dan sulit hilang.

Kurang Bergerak

Otot membutuhkan gerakan agar tetap lentur. Duduk terlalu lama tanpa diselingi peregangan membuat aliran darah ke otot berkurang sehingga otot menjadi lebih kaku. Itulah sebabnya orang yang jarang beraktivitas fisik lebih rentan mengalami ketegangan pada bahu dan leher.

Posisi Tidur yang Kurang Tepat

Menggunakan bantal yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat membuat leher berada pada posisi yang tidak sejajar dengan tulang belakang. Akibatnya, otot harus bekerja lebih keras sepanjang malam dan terasa pegal saat bangun tidur.

Selain itu, tidur dengan posisi yang sama selama berjam-jam juga dapat memicu rasa kaku pada area leher.

 

Cara Mengatasi Bahu dan Leher Tegang

Kabar baiknya, ketegangan pada bahu dan leher sering kali dapat dikurangi dengan perubahan kebiasaan sederhana. Luangkan waktu untuk berdiri dan melakukan peregangan ringan setiap 30–60 menit jika bekerja di depan komputer. Atur posisi layar sejajar dengan pandangan mata agar kepala tidak terus menunduk.

Halaman Selanjutnya
img_title