Apakah Aman Memanaskan Kembali Telur?

Memakan 1 Butir Telur Setiap Hari
Sumber :
  • olret.id

OlretTelur matang dan hidangan berbahan dasar telur dapat dipanaskan kembali dengan aman jika disimpan dengan benar dan dipanaskan hingga mencapai suhu yang cukup tinggi

img_title Apakah Anda Tipe Orang yang Sering Begadang? Risiko Penyakit Kardiovaskular Anda Mungkin Lebih Tinggi

Sama halnya dengan sisa makanan lainnya, memanaskan kembali telur dapat mengubah rasa dan teksturnya, serta berpotensi memengaruhi nilai gizinya. Meskipun proses memasak diketahui memengaruhi kandungan nutrisi tertentu dalam makanan, penelitian mengenai apakah memanaskan kembali telur yang sudah matang dapat mengubah profil gizinya secara signifikan masih terbatas, menurut Healthline.

Perbedaan terbesar biasanya terletak pada teksturnya. Telur yang dipanaskan kembali terlalu lama bisa menjadi kering, keras, atau kenyal seperti karet.

img_title Kebiasaan yang Perlu Dibentuk Sekarang demi Umur yang Lebih Panjang

Cara memanaskan kembali berbagai jenis olahan telur

Keamanan pangan harus diperhatikan bahkan sebelum proses pemanasan ulang dimulai. Telur harus dimasak hingga matang sempurna untuk mengurangi risiko bakteri seperti *Salmonella*. Setelah matang, telur sebaiknya ditempatkan dalam wadah dangkal agar cepat dingin, disimpan di lemari es pada suhu 40°F (4°C) atau lebih rendah, serta dikonsumsi dalam waktu tiga hingga empat hari.

img_title Serba-serbi Gandum: Fakta Nutrisi dan Kandungan Gizi

Saat memanaskan kembali, telur dan hidangan berbahan telur harus mencapai suhu internal 165°F (74°C) guna mengurangi risiko penyakit akibat makanan.

Metode pemanasan ulang yang ideal bergantung pada cara telur tersebut dimasak sebelumnya:

-Telur orak-arik: Panaskan di dalam *microwave* selama 20–30 detik setiap kalinya, lalu aduk setelah setiap jeda waktu hingga panasnya merata.

Omelet dan quiche: Tempatkan dalam wadah tahan oven dan panaskan pada suhu 350°F (176°C) selama 15–20 menit. Porsi beku mungkin memerlukan waktu 25–30 menit.

Telur rebus: Jangan memanaskannya di dalam microwave, karena tekanan dapat terbentuk di dalamnya dan menyebabkan kuning telur meletus. Sebagai gantinya, letakkan telur dalam mangkuk tahan panas, tuangkan air panas hingga merendam telur, dan diamkan selama sekitar 10 menit.

Telur ceplok: Panaskan kembali di wajan dengan sedikit mentega atau minyak selama 2–5 menit tanpa membaliknya.

Telur rebus tanpa kulit (*poached eggs*): Masukkan ke dalam air yang mendidih perlahan selama 1–2 menit sebelum diangkat dengan hati-hati.

Telur mata sapi (*sunny-side-up*): Letakkan di atas piring yang sudah dipanaskan dan diolesi sedikit minyak/mentega, lalu panaskan dalam microwave selama sekitar 30 detik; diamkan selama satu menit sebelum disantap.

Halaman Selanjutnya
img_title