5 Pengobatan Rumahan untuk Mengatasi Tekanan Darah Tinggi

Olahraga untuk atasi tekanan darah tinggi
Sumber :
  • https://www.pexels.com/id-id/foto/sekelompok-pelari-berjogging-di-luar-ruangan-saat-fajar

OlretOlahraga secara rutin dapat bermanfaat bagi pengendalian tekanan darah, suasana hati, kekuatan, dan keseimbangan, sekaligus menurunkan risiko diabetes dan jenis penyakit jantung tertentu. 

img_title 6 Kuliner Sukoharjo yang Terkenal Enak, Apa Saja?

Olahraga bisa berupa aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, joging, berenang, atau melakukan latihan fisik menggunakan kursi.

Menjalani diet DASH dan mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang dapat membantu mengendalikan tekanan darah. 

img_title 5 Kuliner Semarang yang Wajib Dicicipi saat Liburan

Pertimbangkan untuk mengonsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, produk susu rendah lemak, daging tanpa lemak, ikan, dan kacang-kacangan, sembari membatasi makanan yang tinggi lemak jenuh dan natrium.

Berhenti merokok (jika Anda merokok), mempraktikkan teknik relaksasi, dan membatasi konsumsi alkohol (jika Anda mengonsumsinya) juga dapat membantu mengendalikan tekanan darah tinggi.

img_title 5 Oleh-oleh Khas Magelang yang Wajib Dibawa Pulang saat Traveling

Tekanan darah adalah kekuatan saat darah dipompa dari jantung ke dalam arteri. Saat tekanan darah tinggi, darah mengalir melalui arteri dengan kekuatan yang lebih besar. Hal ini meningkatkan tekanan pada jaringan halus di dalam arteri serta merusak pembuluh darah.

American Heart Association (AHA) menetapkan bahwa angka tekanan darah di bawah 120/80 milimeter air raksa (mm Hg) termasuk dalam kategori normal.

Meskipun obat-obatan dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi, berbagai perubahan gaya hidup yang bisa Anda lakukan di rumah juga dapat menurunkannya.

1. Mulailah rutinitas olahraga

Tetap aktif merupakan bagian penting dari gaya hidup sehat.  

Selain membantu menurunkan tekanan darah, aktivitas fisik secara rutin bermanfaat bagi suasana hati, kekuatan, dan keseimbangan tubuh Anda. Aktivitas ini juga mengurangi risiko diabetes dan jenis penyakit jantung tertentu.

Jika Anda sudah lama tidak aktif bergerak, konsultasikan dengan dokter mengenai rutinitas olahraga yang aman. Mulailah secara perlahan, lalu tingkatkan intensitas dan frekuensi olahraga Anda secara bertahap.

Tidak suka pergi ke pusat kebugaran (gym)? Anda bisa berolahraga di rumah atau di luar ruangan. Cobalah berjalan kaki, joging, atau berenang untuk mendapatkan manfaatnya. Hal yang terpenting adalah mulai bergerak! 

Ada juga banyak panduan olahraga di YouTube yang cocok untuk pemula. Latihan menggunakan kursi atau olahraga low-impact (berdampak rendah pada sendi) juga merupakan cara yang baik untuk menggerakkan tubuh.

Halaman Selanjutnya
img_title