Kakao Terbukti Menurunkan Tekanan Darah, Berpotensi Menjadi Pengobatan untuk Hipertensi
- https://www.pexels.com/id-id/foto/makanan-manis-fotografi-makanan-cadbury
Olret – Sekitar 116 juta orang Amerika menderita tekanan darah tinggi, dan banyak di antaranya tidak memiliki kondisi yang terkendali.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa konsumsi kakao menurunkan tekanan darah pada orang dewasa yang sehat, yang memberikan implikasi bagi penanganan hipertensi di masa depan.
Meskipun hasilnya tampak menjanjikan, mengonsumsi lebih banyak produk cokelat bukanlah strategi yang disarankan untuk membantu menurunkan tekanan darah.
Sebaliknya, pola makan yang menyehatkan jantung seperti diet DASH dan diet Mediterania lebih dianjurkan bagi penderita hipertensi.
Orang yang hidup dengan tekanan darah tinggi (hipertensi) menghadapi peningkatan risiko penyakit jantung dan stroke, dua penyebab utama kematian di Amerika Serikat.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), 116 juta orang dewasa Amerika, hampir separuh dari seluruh orang dewasa mengalami tekanan darah tinggi, dan banyak di antaranya tidak mengontrol kondisi tersebut dengan baik.
"Hipertensi memengaruhi hampir setiap organ tubuh," ujar Dr. Michael Goyfman, kepala kardiologi dan direktur ekokardiografi di Rumah Sakit Long Island Jewish Forest Hills di Queens, New York, kepada Healthline. "Jika tidak terkontrol, kondisi ini dapat menyebabkan stroke, serangan jantung, dan kerusakan ginjal, serta berbagai komplikasi lainnya."
Pola makan yang menyehatkan jantung sering kali disarankan bagi penderita tekanan darah tinggi.
Kini, sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Nutrition menunjukkan bahwa mengonsumsi kakao yang kaya akan flavanol dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi kekakuan arteri, yang memberikan implikasi menarik bagi metode pengobatan di masa depan.
Flavanol Kakao dan Tekanan Darah
Flavanol, sebuah subkelompok dari flavonoid merupakan senyawa nabati yang ditemukan dalam berbagai makanan dan minuman umum seperti teh, blueberry, anggur merah, dan kakao.
Kakao diperoleh dari biji kakao, yaitu biji berlemak yang terdapat pada pohon Theobroma cacao. Karena kaya akan flavanol, kakao diperkirakan memiliki efek menurunkan tekanan darah.
Faktanya, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa produk kakao dan cokelat yang kaya flavanol dapat menurunkan tekanan darah dalam jangka pendek pada orang dewasa yang sehat. Namun, dampak jangka panjangnya belum sepenuhnya dipahami.