5 Manfaat Kesehatan Chestnut yang Didukung Bukti Ilmiah

Chestnut
Sumber :
  • https://www.pexels.com/id-id/foto/makanan-piring-panen-musim-gugur

Antioksidan adalah senyawa yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat molekul tidak stabil yang disebut radikal bebas.

img_title Apakah Ada Gen Khusus yang Menentukan Seberapa Banyak Tidur yang Dibutuhkan? Berikut Penjelasannya

Kadar radikal bebas yang tinggi dapat menyebabkan kondisi yang disebut stres oksidatif. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit kronis, seperti penyakit jantung, diabetes, dan kanker.

Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa berbagai antioksidan yang terkandung dalam chestnut, seperti asam galat dan asam elagat, dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung, mengurangi resistensi insulin, serta menghambat pertumbuhan dan penyebaran tumor.

img_title Olahraga dan Otak: Manfaat Kesehatan Mental dari Olahraga

3. Dapat mendukung kesehatan jantung

Chestnut merupakan sumber nutrisi yang baik bagi kesehatan jantung Anda.

img_title Latihan Kekuatan Kurang dari Satu Jam Seminggu Dapat Menurunkan Risiko Kematian

Pertama, kacang ini mengandung antioksidan, seperti asam galat dan asam elagat. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa antioksidan tersebut dapat membantu melindungi jantung dari stres oksidatif, suatu kondisi yang dapat meningkatkan risiko stroke dan penyakit jantung.

Chestnut juga merupakan sumber kalium yang baik, dengan kandungan yang memenuhi 11% dari kebutuhan harian Anda. Kalium penting untuk kesehatan jantung dan membantu mengatur tekanan darah.

Selain itu, penelitian menemukan bahwa pola makan yang kaya kalium dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.

4. Tinggi serat

Chestnut merupakan sumber serat yang baik, yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Salah satunya, serat membantu menambah massa tinja sehingga lebih mudah dikeluarkan.

Selain itu, serat dari makanan yang Anda konsumsi akan sampai ke usus besar dalam keadaan sebagian besar belum tercerna, lalu berperan sebagai prebiotik. Artinya, serat tersebut menjadi sumber nutrisi bagi bakteri baik di usus yang memfermentasi serat.

Saat bakteri usus memfermentasi serat, mereka menghasilkan berbagai senyawa bermanfaat, termasuk asam lemak rantai pendek.

Asam lemak rantai pendek ini menawarkan beragam manfaat. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa senyawa ini dapat mendukung kesehatan usus, mengurangi peradangan, serta memperbaiki pengendalian kadar gula darah.

Terakhir, karena serat melewati tubuh tanpa banyak dicerna, serat membantu memberikan rasa kenyang tanpa menambah asupan kalori. Hal ini dapat membantu dalam pengelolaan berat badan.

5. Dapat memperbaiki pengendalian gula darah

Menjaga kadar gula darah tetap sehat sangatlah penting bagi kesehatan Anda, terutama jika Anda menderita prediabetes atau diabetes.

Halaman Selanjutnya
img_title