Bagaimana Perbandingan Antara Matcha dan Kopi?
- https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images
Olret – Matcha adalah jenis teh hijau Jepang berbentuk bubuk yang popularitasnya terus meningkat di seluruh dunia, sementara kopi sudah menjadi salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi di dunia.
Anda mungkin pernah mendengar tentang manfaat kesehatan yang menjanjikan dari matcha dan bertanya-tanya bagaimana perbandingannya dengan manfaat kopi yang telah terbukti.
Artikel ini membandingkan keduanya untuk menganalisis perbedaan utama, kelebihan, serta kekurangannya.
Perbandingan Nutrisi
Baik kopi maupun matcha mengandung kalori yang sangat rendah jika disiapkan tanpa tambahan bahan lain seperti susu, gula, krim, atau sirup perisa.
Secangkir matcha standar dibuat dengan mencampurkan 1 sendok teh (sekitar 2 gram) bubuk matcha ke dalam 2 ons (60 ml) air panas, sementara kopi biasanya diseduh menggunakan air panas.
Berikut adalah perbandingan nilai gizi untuk satu porsi standar dari masing-masing minuman tersebut, secangkir kopi seduh berukuran 8 ons (240 ml) dan secangkir matcha berukuran 2 ons (60 ml).
Selain itu, kopi mengandung sekitar 96 mg kafein per cangkir berukuran 8 ons (240 ml), sementara matcha mengandung 19–44 mg per gram yang setara dengan 38–88 mg per porsi 2 ons (60 ml) jika disiapkan dengan cara standar.
Besarnya variasi kandungan kafein dalam matcha berkaitan dengan jumlah bubuk yang digunakan, jenis serta kesegaran daun yang dipakai untuk membuat bubuk tersebut, suhu air, dan durasi penyeduhan. Kedua minuman tersebut memiliki rasa pahit. Rasa matcha digambarkan menyerupai rumput atau tanah, sementara kopi dikenal dengan cita rasa serta aroma hasil sangrai yang terkadang terasa seperti kacang atau cokelat. Perbedaan-perbedaan Utama Kedua minuman tersebut dapat memberikan tambahan energi, meskipun dengan cara yang berbeda. Kopi dikenal mampu memberikan dorongan energi instan yang mengurangi rasa kantuk dan kelelahan.
Hal ini terjadi karena tubuh Anda menyerap kafein dengan cepat hingga 99 persen, yang berarti senyawa tersebut dapat mencapai kadar konsentrasi puncak dalam darah hanya dalam waktu 15 menit setelah dikonsumsi. Setelah diserap, kafein dapat menembus sawar darah otak dan menghalangi reseptor adenosin, suatu senyawa yang memicu rasa kantuk, sehingga membantu Anda tetap terjaga. Demikian pula, matcha mengandung kafein. Akan tetapi, minuman ini mungkin meningkatkan energi Anda dengan laju yang lebih lambat dibandingkan kopi. Matcha juga mengandung L-theanine, suatu asam amino yang ditemukan dalam tanaman teh hijau yang dapat mengurangi stres dengan cara meningkatkan gelombang alfa di dalam otak Anda. Seperti kafein, L-theanine mampu menembus sawar darah otak dan dapat mencapai tingkat konsentrasi puncak dalam waktu 30 menit. Jika dikombinasikan dengan kafein, L-theanine dapat mengurangi rasa lelah sekaligus meningkatkan kewaspadaan. Kelebihan dan Kekurangan Baik Anda lebih menyukai kopi maupun matcha, perlu diketahui bahwa keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kelebihan matcha Selain manfaat-manfaat yang telah disebutkan sebelumnya, beberapa keunggulan matcha antara lain: - Mendorong relaksasi. Seperti yang telah disebutkan, dengan meningkatkan gelombang alfa di dalam otak, L-theanine membuat pikiran lebih rileks tanpa menimbulkan rasa kantuk. - Mendukung kesehatan mulut. Berbeda dengan kopi, matcha justru dapat meningkatkan kesehatan mulut, yang sangat berkaitan dengan kesehatan Anda secara menyeluruh. - Mudah dibuat. Untuk menyiapkan secangkir matcha, Anda hanya perlu menambahkan air panas ke dalam bubuk matcha lalu mengaduknya. Tidak diperlukan peralatan khusus. Kekurangan matcha Berikut adalah beberapa potensi kekurangan dari matcha: - Lebih mahal. Meskipun harganya bervariasi tergantung pada kualitasnya, matcha cenderung lebih mahal daripada kopi. - Risiko toksisitas hati. Mengonsumsi EGCG dan polifenol matcha lainnya dalam dosis tinggi dapat menyebabkan kerusakan hati, meskipun penelitian lebih lanjut masih diperlukan. - Risiko kontaminan. Karena matcha dibuat dari daun teh hijau yang digiling halus, terdapat risiko mengonsumsi daun yang terkontaminasi logam berat, seperti timbal dan arsenik. Kelebihan kopi Kopi mungkin juga memiliki beberapa keunggulan tambahan: - Lebih terjangkau. Sekali lagi, hal ini bergantung pada kualitasnya, tetapi secara keseluruhan, kopi lebih murah daripada matcha. - Dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2. Baik kopi berkafein maupun kopi tanpa kafein (dekaf) dapat memperbaiki indikator terkait diabetes tipe 2 serta menurunkan angka kejadiannya hingga 12 persen untuk setiap 2 cangkir yang dikonsumsi per hari. - Sangat mudah ditemukan. Anda dapat dengan mudah menjumpai kedai kopi di mana pun Anda berada. Selain itu, Anda bisa membeli secangkir kopi di restoran, supermarket, atau bahkan mendapatkan produk kopi siap minum. Kekurangan kopi Seperti halnya matcha, kopi memiliki kekurangan: - Dapat menimbulkan ketergantungan. Kafein merupakan zat yang menstimulasi sistem saraf pusat Anda. Mengonsumsi kopi secara berlebihan dapat menyebabkan gangguan penggunaan kafein atau ketergantungan. - Efek samping yang tidak diinginkan. Beberapa orang mengalami reaksi yang tidak menyenangkan, seperti insomnia, rasa gelisah, peningkatan detak jantung, sakit kepala, dan kecemasan saat mengonsumsi kopi maupun saat berhenti mengonsumsinya. Jadi itulah penjelasan mengenai bagaimana perbandingan antara matcha dan kopi. Kopi dan matcha adalah dua jenis minuman berkafein yang populer. Keduanya kaya akan antioksidan dan bahkan memiliki beberapa manfaat kesehatan yang serupa.