Mengatasi Kadar Testosteron Rendah, Berikut Ini Penjelasannya
- https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images
Olret – Testosteron adalah hormon yang berperan dalam masa pubertas, kesuburan, dan libido. Kadar yang rendah dapat menyebabkan gejala fisik atau perubahan suasana hati.
Pilihan penanganan, seperti peningkatan aktivitas fisik atau penggunaan obat-obatan, dapat membantu meningkatkan kadar hormon tersebut.
Pada individu yang ditetapkan sebagai laki-laki saat lahir, sebagian besar testosteron diproduksi di testis. Pada individu yang ditetapkan sebagai perempuan saat lahir, sebagian besar testosteron diproduksi di ovarium.
Individu yang ditetapkan sebagai laki-laki saat lahir memiliki kadar testosteron yang lebih tinggi dibandingkan individu yang ditetapkan sebagai perempuan saat lahir.
Testosteron memengaruhi perkembangan berbagai karakteristik fisik. Hormon ini berperan dalam meningkatkan massa otot, massa tulang, kekuatan fisik, dan pertumbuhan rambut tubuh.
Kadar testosteron dalam tubuh Anda terus berubah sebagai respons terhadap kebutuhan tubuh. Namun, kadar testosteron secara keseluruhan dalam tubuh Anda juga mengalami perubahan seiring bertambahnya usia.
Pada umumnya, kadar testosteron menurun seiring bertambahnya usia, terutama pada individu yang ditetapkan sebagai laki-laki saat lahir.
Bagi sebagian orang, kadar ini bisa menjadi terlalu rendah dan menimbulkan dampak yang tidak diinginkan, sehingga mendorong mereka untuk mencari cara meningkatkan kadar testosteron tersebut.
Apa Itu Tes Testosteron
Untuk mengetahui apakah kadar testosteron terlalu rendah, perlu ditetapkan terlebih dahulu kadar normalnya. Hal ini selama ini menjadi tantangan bagi para klinisi.
Namun, menurut siaran pers dari Endocrine Society pada Januari 2017, hasil studi terbaru telah membantu menentukan rentang normal kadar testosteron bagi individu yang ditetapkan sebagai laki-laki saat lahir, yaitu 264–916 nanogram per desiliter (ng/dL).
Rentang ini berlaku bagi individu yang ditetapkan sebagai laki-laki saat lahir dengan rentang usia 19 hingga 39 tahun yang tidak mengalami obesitas.
Tes testosteron mengukur jumlah testosteron dalam darah Anda. Jika dokter ingin memeriksa kadar hormon dalam darah Anda, kemungkinan besar mereka akan menentukan waktu tertentu untuk pelaksanaan tes tersebut.
Kadar hormon berada pada tingkat tertinggi di pagi hari, sehingga tes ini sering kali dilakukan pada pagi hari antara pukul 07.00 hingga 10.00. Dokter mungkin akan meminta pemeriksaan kadar hormon Anda dilakukan lebih dari satu kali.