5 Tujuan Tidur yang Perlu Diketahui, Apa Saja?

Tujuan tidur
Sumber :
  • https://www.pexels.com/id-id/foto/wanita-perempuan-kaum-wanita-tempat-tidur

OlretTidur memberikan waktu bagi tubuh Anda untuk memulihkan diri dan menjalankan fungsi-fungsi penting, seperti membuang sisa-sisa metabolisme dan melepaskan hormon. Tanpa proses-proses ini, tubuh kita tidak dapat berfungsi dengan baik.

img_title Apa Tujuan Tidur? Berikut Penjelasannya

Mendapatkan tidur yang cukup sangat penting untuk menjaga kesehatan. Kita membutuhkan tidur untuk bertahan hidup—sama halnya seperti kita membutuhkan makanan dan air. Jadi, tidak mengherankan jika kita menghabiskan sekitar sepertiga hidup kita untuk tidur.

Mari kita cermati lebih dalam alasan mengapa kita tidur, serta apa yang terjadi jika kita kurang tidur.

img_title Aktivitas Hari Kerja untuk Mendukung Kesejahteraan Tubuh

Mengapa Kita Tidur

Beberapa proses biologis terjadi selama tidur:

img_title Mengapa Menghabiskan Waktu Hanya Dua Jam Seminggu di Alam Bermanfaat bagi Kesehatan

- Otak menyimpan informasi baru dan membuang limbah beracun.

- Sel-sel saraf berkomunikasi dan melakukan penataan ulang, yang mendukung fungsi otak yang sehat.

- Tubuh memperbaiki sel, memulihkan energi, dan melepaskan molekul seperti hormon dan protein.

Masih banyak hal yang belum diketahui mengenai tujuan tidur. Hingga saat ini, para ilmuwan menemukan bahwa tidur membantu tubuh dalam beberapa cara. Teori dan alasan yang paling utama diuraikan di sini.

1. Konservasi energi

Menurut teori konservasi energi, kita membutuhkan tidur untuk menghemat energi. Tidur memungkinkan kita mengurangi kebutuhan kalori dengan menghabiskan sebagian waktu dalam kondisi laju metabolisme yang lebih rendah.

Konsep ini didukung oleh fakta bahwa laju metabolisme kita menurun selama tidur. Penelitian menunjukkan bahwa tidur selama 8 jam dapat menghasilkan penghematan energi harian sebesar 35 persen dalam siklus 24 jam.

2. Pemulihan seluler

Teori lain, yang disebut teori restoratif, menyatakan bahwa tubuh membutuhkan tidur untuk memulihkan dirinya sendiri.

Gagasannya adalah bahwa tidur memungkinkan sel-sel untuk memperbaiki diri dan tumbuh kembali. Hal ini didukung oleh berbagai proses penting yang terjadi selama tidur, antara lain:

- perbaikan otot.

- sintesis protein.

- pertumbuhan jaringan.

- pelepasan hormon.

3. Fungsi otak

Teori plastisitas otak menyatakan bahwa tidur diperlukan untuk fungsi otak. Secara khusus, tidur memungkinkan neuron atau sel-sel saraf untuk melakukan penataan ulang.

Saat Anda tidur, sistem glimfatik (sistem pembuangan limbah) otak membersihkan limbah dari sistem saraf pusat. Sistem ini menyingkirkan produk sampingan beracun dari otak yang menumpuk sepanjang hari. Hal ini memungkinkan otak Anda berfungsi dengan baik saat Anda bangun.

Halaman Selanjutnya
img_title