Serba-serbi Karbohidrat yang Perlu Anda Ketahui, Apa Saja?
- https://cdn.antaranews.com/
Contohnya meliputi:
- minuman manis.
- permen.
- pastri.
- kue kering.
- keripik.
- camilan olahan.
- porsi besar biji-bijian olahan (misalnya, pasta, nasi, roti putih).
Salah satu saran utamanya adalah mengurangi asupan kalori dari minuman. Bagi kebanyakan orang yang ingin mengurangi lemak tubuh, "mengonsumsi kalori dalam bentuk minuman bukanlah hal yang dianjurkan," ujarnya.
Minuman seperti soda, teh manis, dan beberapa jenis minuman berenergi dapat mengandung kalori tinggi namun tidak memberikan rasa kenyang yang memadai, sehingga seseorang lebih mudah mengonsumsi kalori melebihi jumlah yang direncanakan.
Hal ini bukan berarti Anda sama sekali tidak boleh mengonsumsi kue kering, nasi putih, atau sepotong roti.
Sebaliknya, pertimbangkanlah seberapa sering Anda mengonsumsi makanan tersebut, seberapa banyak porsinya, serta apa saja makanan pendamping lainnya dalam hidangan tersebut.
Cara pengolahan juga berpengaruh. Seperti yang dikemukakan Meacham, "kentang panggang memiliki nilai gizi yang sangat berbeda dibandingkan kentang goreng," meskipun keduanya berasal dari bahan dasar yang sama.
Tips Menyusun Piring Makan yang Seimbang
Alih-alih menghindari karbohidrat sepenuhnya, fokuslah menyusun menu makanan yang berbasis pada bahan pangan alami (minim proses) dan kaya nutrisi.
"Salah satu hal utama yang sering saya sarankan kepada klien adalah fokus mengonsumsi makanan utuh dan alami, serta menghindari asupan kalori dari minuman," ujar Dr. Meacham.
Saat mengonsumsi karbohidrat, padukanlah dengan sumber protein dan makanan tinggi serat lainnya agar Anda merasa lebih kenyang dan puas.
Sebagai contoh, cobalah oatmeal dengan Greek yogurt dan buah beri, kentang panggang dengan ayam dan sayuran, atau nasi merah dengan tahu dan aneka sayuran.
Kombinasi ini menyediakan perpaduan karbohidrat, protein, serat, dan nutrisi lain yang membantu Anda merasa kenyang sekaligus menjaga total asupan kalori tetap terkendali.
Dr. Meacham juga menyarankan untuk memilih air putih, teh tanpa pemanis, atau kopi hitam sebagai pengganti minuman berkalori tinggi jika memungkinkan.
Aktivitas fisik secara rutin juga dapat melengkapi kebiasaan-kebiasaan tersebut. Berjalan kaki atau melakukan aktivitas ringan lainnya setelah makan merupakan cara mudah untuk meningkatkan aktivitas fisik dalam keseharian Anda.