Manfaat Meditasi bagi Pikiran dan Tubuh, Apa Saja?
- https://www.pexels.com/id-id/foto/alam-orang-orang-masyarakat-rakyat
Olret – Meskipun meditasi dikenal luas sebagai teknik untuk mengurangi stres dan kecemasan, meditasi juga dapat membantu memperbaiki suasana hati, mendukung pola tidur yang sehat, serta meningkatkan kemampuan kognitif.
Meditasi adalah proses melatih pikiran secara rutin untuk memusatkan perhatian dan mengarahkan kembali pikiran Anda.
Popularitas meditasi kian meningkat seiring dengan semakin banyaknya orang yang mengetahui berbagai manfaat kesehatannya.
Anda dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan kesadaran akan diri sendiri dan lingkungan sekitar. Banyak orang menganggapnya sebagai cara untuk mengurangi stres dan melatih konsentrasi.
Praktik ini juga digunakan untuk membangun kebiasaan dan perasaan positif lainnya, seperti suasana hati dan pandangan hidup yang positif, disiplin diri, pola tidur yang sehat, bahkan peningkatan toleransi terhadap rasa nyeri.
Artikel ini mengulas 5 manfaat kesehatan dari meditasi.
1. Mengurangi stres
Mengurangi stres adalah salah satu alasan paling umum orang mencoba meditasi. Seiring waktu, penanda fisiologis stres, seperti peningkatan kadar kortisol dan detak jantung dapat berdampak luas pada berbagai hal, mulai dari kualitas tidur hingga tekanan darah.
Sebuah tinjauan tahun 2017 terhadap 45 penelitian menunjukkan bahwa berbagai bentuk meditasi dapat membantu menurunkan penanda fisiologis stres.
Penelitian lain menunjukkan bahwa meditasi juga dapat memperbaiki gejala kondisi tertentu yang dipengaruhi oleh stres, termasuk:
- sindrom iritasi usus besar (IBS).
- gangguan stres pascatrauma (PTSD).
- fibromialgia.
2. Mengendalikan kecemasan
Meditasi dapat menurunkan tingkat stres, yang berdampak pada berkurangnya kecemasan. Sebuah meta-analisis dari tahun 2014 yang melibatkan hampir 1.300 orang dewasa menemukan bahwa meditasi dapat mengurangi kecemasan. Yang menarik, efek ini paling kuat terlihat pada mereka yang memiliki tingkat kecemasan tertinggi.
Studi lain menemukan bahwa meditasi kesadaran penuh (mindfulness) selama 8 minggu membantu mengurangi gejala kecemasan pada penderita gangguan kecemasan umum, sekaligus meningkatkan pernyataan positif tentang diri sendiri serta memperbaiki reaktivitas terhadap stres dan kemampuan mengatasi stres (coping).
Meditasi juga dapat membantu mengendalikan kecemasan terkait pekerjaan. Sebuah studi menemukan bahwa karyawan yang menggunakan aplikasi meditasi kesadaran penuh selama 8 minggu mengalami peningkatan kesejahteraan serta penurunan tekanan batin dan beban kerja, dibandingkan dengan mereka yang berada dalam kelompok kontrol.