5 Alasan Ilmiah untuk Mengonsumsi Lebih Banyak Protein
- https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images
Efek ini kemungkinan dimediasi oleh peningkatan fungsi dopamin, salah satu hormon otak utama yang berperan dalam munculnya hasrat makan dan kecanduan.
5. Meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak
Tubuh Anda menggunakan kalori untuk mencerna dan memanfaatkan nutrisi dari makanan; proses ini dikenal sebagai efek termik makanan (TEF).
Beberapa jenis makanan membutuhkan lebih banyak kalori untuk dicerna, sehingga meningkatkan TEF dan, pada gilirannya, jumlah kalori yang Anda bakar. Dari ketiga jenis makronutrien, protein memiliki nilai TEF tertinggi:
- Protein: 20 persen hingga 30 persen.
- Karbohidrat: 5 persen hingga 10 persen.
- Lemak: 0 persen hingga 3 persen.
Sebuah tinjauan tahun 2018 juga menemukan bahwa asupan protein yang tinggi dapat meningkatkan laju metabolisme basal (BMR) Anda, yaitu jumlah kalori yang digunakan tubuh untuk menjalankan fungsi-fungsi dasar seperti bernapas.
Protein juga berkontribusi pada laju metabolisme saat tidur yang lebih tinggi, yakni jumlah kalori yang dibakar tubuh ketika Anda sedang tidur.
Jadi itulah lima alasan ilmiah untuk mengonsumsi lebih banyak protein. Protein yang cukup sangat baik bagi kesehatan tubuh.