5 Manfaat Kesehatan Mengonsumsi Biji-bijian Utuh
- https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images
Demikian pula, sebuah studi selama 10 tahun yang melibatkan 17.424 orang dewasa mengamati bahwa mereka yang mengonsumsi biji-bijian utuh dengan proporsi tertinggi dibandingkan total asupan karbohidrat mereka memiliki risiko penyakit jantung 47 persen lebih rendah.
Para peneliti menyimpulkan bahwa pola makan yang menyehatkan jantung sebaiknya lebih banyak mencakup biji-bijian utuh dan lebih sedikit biji-bijian olahan.
Sebagian besar penelitian menggabungkan berbagai jenis biji-bijian utuh, sehingga sulit untuk memisahkan manfaat dari masing-masing jenis makanan tersebut.
Meski demikian, roti dan sereal berbahan biji-bijian utuh, serta tambahan dedak (bran), secara khusus telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung.
3. Mengurangi risiko stroke
Biji-bijian utuh juga dapat membantu menurunkan risiko stroke Anda.
Dalam sebuah analisis terhadap 6 studi yang melibatkan hampir 250.000 orang, mereka yang paling banyak mengonsumsi biji-bijian utuh memiliki risiko stroke 14 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang paling sedikit mengonsumsinya.
Selain itu, senyawa tertentu dalam biji-bijian utuh, seperti serat, vitamin K, dan antioksidan dapat mengurangi risiko stroke Anda.
Biji-bijian utuh juga dianjurkan dalam diet DASH dan diet Mediterania; keduanya dapat membantu menurunkan risiko stroke Anda.
4. Mengurangi risiko obesitas
Mengonsumsi makanan kaya serat dapat membantu Anda merasa kenyang dan mencegah makan berlebihan. Ini adalah salah satu alasan mengapa diet tinggi serat disarankan untuk menurunkan berat badan.
Biji-bijian utuh dan produk olahannya lebih mengenyangkan dibandingkan biji-bijian yang telah diproses (refined grains), dan penelitian menunjukkan bahwa konsumsinya dapat menurunkan risiko obesitas.
Faktanya, sebuah tinjauan terhadap 15 studi yang melibatkan hampir 120.000 orang menemukan bahwa mengonsumsi 3 porsi biji-bijian utuh setiap hari berkaitan dengan indeks massa tubuh (IMT) yang lebih rendah dan lemak perut yang lebih sedikit.
Studi lain yang meninjau penelitian dari tahun 1965 hingga 2010 menemukan bahwa sereal biji-bijian utuh dan sereal dengan tambahan dedak (bran) dikaitkan dengan risiko obesitas yang sedikit lebih rendah.
5. Mengurangi risiko diabetes tipe 2
Mengonsumsi biji-bijian utuh sebagai pengganti biji-bijian olahan dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2.
Sebuah tinjauan terhadap 16 penelitian menyimpulkan bahwa mengganti biji-bijian olahan dengan jenis biji-bijian utuh serta mengonsumsi setidaknya dua porsi biji-bijian utuh setiap hari dapat menurunkan risiko diabetes Anda.