5 Mitos Seputar Skrining Kesehatan yang Terbantahkan

Pemeriksaan kesehatan (skrining)
Sumber :
  • https://d1vbn70lmn1nqe.cloudfront.net/prod/

Olret – Banyak kondisi kesehatan tidak menimbulkan gejala yang nyata selama bertahun-tahun; itulah sebabnya pemeriksaan rutin sangatlah penting. 

img_title Gemetar Akibat Kecemasan: Apa Penyebabnya?

Pemeriksaan ini dapat membantu mendeteksi kondisi yang tidak bergejala sejak dini, saat kondisi tersebut lebih mudah ditangani dan memiliki prognosis yang lebih baik.

Faktor risiko pribadi Anda, termasuk faktor genetik, gaya hidup, riwayat medis, dan faktor penentu sosial kesehatan mungkin mengharuskan jadwal pemeriksaan yang berbeda dari pedoman umum. 

img_title Gejala Fisik Kecemasan: Seperti Apa Rasanya?

Oleh karena itu, berkonsultasilah dengan tenaga medis profesional untuk mendapatkan saran yang disesuaikan dengan kondisi Anda.

Baik pemeriksaan yang kurang memadai maupun pemeriksaan yang berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif. 

img_title Pengobatan dan Cara Alami untuk Mengatasi Gejala Hot Flash saat Menopause

Mengikuti rekomendasi berbasis bukti dari otoritas kesehatan masyarakat dan tenaga medis profesional akan membantu menyeimbangkan antara manfaat dan risikonya.

Pemeriksaan kesehatan merupakan bagian penting dari upaya pencegahan penyakit, namun sering kali manfaatnya terlupakan. 

Bagi sebagian orang, sulit untuk memprioritaskan jadwal pemeriksaan untuk masalah kesehatan yang belum mereka alami. Sementara bagi yang lain, prosedur pemeriksaan kesehatan dapat menimbulkan kecemasan yang membuat mereka enggan menjalaninya.

Konsultasikan dengan dokter jika Anda memiliki pertanyaan, keraguan, atau kekhawatiran terkait pemeriksaan kesehatan.

1. Mitos: Saya tidak perlu menjalani pemeriksaan kesehatan jika saya merasa sehat atau tidak memiliki gejala apapun

Menjalani pemeriksaan kesehatan yang dianjurkan, bahkan saat Anda merasa tidak memiliki masalah kesehatan apa pun sangatlah penting karena berbagai alasan. Faktanya, pemeriksaan ini justru ditujukan khusus bagi orang-orang yang tidak menunjukkan gejala penyakit yang nyata.

Berikut adalah alasan mengapa menjalani pemeriksaan kesehatan sangat penting meskipun Anda merasa sehat:

- Kondisi yang tidak menunjukkan gejala (silent conditions): Banyak kondisi kesehatan yang tidak menimbulkan gejala nyata selama bertahun-tahun, atau baru terdeteksi setelah kondisinya jauh lebih parah dan telah menyebabkan kerusakan serius. 

Pada tahap tersebut, penyakit mungkin lebih sulit diobati atau memiliki prognosis (kemungkinan hasil akhir penyakit) yang lebih buruk.

- Pencegahan: Dalam beberapa kasus, deteksi dini dapat membantu dokter mengidentifikasi dan menangani kondisi atau faktor risiko sebelum berkembang menjadi penyakit serius.

- Pemantauan: Melakukan pemeriksaan rutin dan memiliki rekam medis yang lengkap dapat membantu tenaga medis mendeteksi serta memantau perubahan kecil namun penting dari waktu ke waktu.

- Risiko tersembunyi: Beberapa faktor risiko kesehatan tidak dapat dideteksi tanpa bantuan medis, seperti variasi genetik tertentu. Seseorang bisa saja memiliki risiko tinggi terhadap suatu kondisi tanpa menyadarinya.

- Diagnosis dan pengobatan dini: Dalam banyak kasus, diagnosis dini memberikan berbagai potensi manfaat bagi harapan hidup maupun kualitas hidup Anda, seperti:

a. lebih banyak pilihan pengobatan.

b. pengobatan cenderung lebih efektif dan memiliki risiko efek samping yang lebih rendah.

c. risiko lebih rendah terhadap kerusakan parah, kerusakan permanen, atau komplikasi yang sudah terjadi.

d. risiko lebih rendah terhadap timbulnya kerusakan atau komplikasi di masa mendatang.

e. risiko kematian yang lebih rendah.

2. Mitos: Keluarga saya tidak memiliki kondisi tersebut atau memiliki umur panjang, jadi saya tidak perlu menjalani pemeriksaan

Riwayat keluarga merupakan bagian penting dari profil kesehatan Anda. Namun, pada sebagian besar kasus, tidak mungkin memprediksi apakah Anda akan mengalami suatu kondisi kesehatan tertentu, ataupun menentukan kesehatan jangka panjang dan harapan hidup Anda, hanya berdasarkan pengalaman kesehatan keluarga biologis Anda.

Banyak kondisi kesehatan yang tidak bersifat genetik dan dapat terjadi pada orang yang tidak memiliki riwayat keluarga terkait penyakit tersebut. 

Selain itu, Anda mungkin memiliki faktor risiko penyakit yang berbeda dibandingkan anggota keluarga lainnya, terkadang tanpa Anda sadari.

Bahkan untuk kondisi genetik yang diturunkan, tidak semua anggota keluarga akan mengalaminya. Ini berarti Anda tetap bisa berisiko mengalami kondisi genetik tersebut meskipun anggota keluarga inti Anda, seperti orang tua, kakek-nenek, atau saudara kandung tampak sehat.

3. Mitos: Saya kenal seseorang dengan kondisi tersebut, dan saya tidak memiliki gejala atau penyebab yang sama, jadi saya tidak perlu menjalani tes

Meskipun kondisi kesehatan pada umumnya menimbulkan serangkaian gejala dan pola yang serupa, dampaknya terhadap setiap individu bisa saja sedikit berbeda. 

Cara gejala muncul pada orang yang berbeda, cara seseorang mendeskripsikan pengalamannya, serta penyebab kondisi tersebut bisa sangat bervariasi.

Tidak mengalami gejala atau pengalaman yang persis sama dengan orang lain yang memiliki kondisi kesehatan tertentu bukan berarti Anda tidak mengidap penyakit yang sama.

4. Mitos: Saya sebaiknya mengacu pada panduan umum mengenai seberapa sering harus menjalani pemeriksaan

Panduan umum mengenai waktu pelaksanaan pemeriksaan kesehatan bisa menjadi titik awal yang baik. Namun, ada banyak alasan mengapa mendapatkan saran yang lebih spesifik dari dokter itu penting.

Pertama, risiko kesehatan bersifat sangat individual. Banyak faktor pribadi, seperti gaya hidup, faktor sosial yang memengaruhi kesehatan, genetika, dan riwayat medis memengaruhi risiko Anda terhadap kondisi kesehatan tertentu. 

Di sisi lain, panduan pemeriksaan kesehatan didasarkan pada penelitian yang mengacu pada angka rata-rata. Padahal, Anda secara pribadi mungkin memerlukan jadwal yang lebih disesuaikan, karena faktor-faktor seperti:

- memiliki risiko kondisi kesehatan yang lebih tinggi daripada rata-rata, sehingga pemeriksaan lebih dini atau lebih sering mungkin bermanfaat.

- memiliki risiko kondisi kesehatan yang lebih rendah daripada rata-rata, sehingga langkah pencegahan melalui pemeriksaan tertentu mungkin tidak terlalu diperlukan.

- memiliki risiko komplikasi yang lebih tinggi akibat prosedur pemeriksaan, sehingga Anda perlu mempertimbangkan manfaat dan risikonya bersama dokter.

Selain itu, frekuensi pemeriksaan bisa bervariasi tergantung pada otoritas kesehatan atau ahli yang Anda mintai pendapat.

Konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan saran yang disesuaikan mengenai kapan sebaiknya Anda menjalani pemeriksaan untuk kondisi kesehatan tertentu.

5. Mitos: Skrining hanya untuk orang lanjut usia

Pemeriksaan kesehatan (skrining) bukan hanya untuk orang lanjut usia.

Banyak kondisi serius dapat muncul kapan saja dalam hidup, termasuk pada usia yang relatif muda. Selain itu, beberapa penyakit seperti kanker kolorektal, kanker payudara, dan kanker rahim kian sering ditemukan pada orang dewasa muda.

Untuk kondisi tertentu, seperti kanker serviks, jadwal pemeriksaan yang disarankan dimulai jauh lebih awal, misalnya pada usia sekitar 21 tahun.

Alasan penting lainnya untuk tidak menunda pemeriksaan hingga usia lanjut adalah karena sebagian orang memiliki risiko jauh lebih tinggi terhadap kondisi tertentu dibandingkan rata-rata. 

Ini berarti mereka mungkin memperoleh manfaat dengan menjalani pemeriksaan lebih awal daripada usia yang umumnya disarankan.

Jadi itulah lima mitos seputar pemeriksaan kesehatan (skrining) yang terbantahkan. Pemeriksaan kesehatan (skrining) memiliki peranan yang penting bagi pendeteksian penyakit secara dini.